16/11/2005
-
Sesekali
|
Sesekali Wajah kita kusam bagai gelapnya malam Sesekali Wajah kita cerah bagai mentari di tengah masa Sesekali Kita lupa bicara dengan siapa Sesekali Kita lupa dengan siapa harusnya bicara Sesekali Kita lupa berhadapan dengan siapa Sesekali Kita lupa dengan siapa harusnya berhadapan Sesekali Semua hanya sesekali, Tak pernah salahkah kita? Sesekali Adalah kewajaran, Selalu benarkah kita? Sesekali, hanya sesekali Dan kewajaran selalu jadi penyelesaian Lalu seperti apakah kebodohan*
Mampang, 28
Oktober 1992 *
Suhartadi "penyair langit" Teddy Malik |
| tulis komentar! :: kirim ke teman! |
Share and enjoy






































