17/11/2005 - Dimensi Agama
Posted in Catatan Lepas

Ada  yang bertanya padaku, kok ada sih orang yang secara ritual rajin tetapi tidak memiliki kepekaan dan empati terhadap orang-orang di sekitarnya. Misalnya ada seseorang yang rajin sekali melakukan ibadah shalat lima waktu, shalat tahajud, bahkan sering sekali puasa Senin-Kamis namun pelit sekali untuk membantu orang-orang yang sedang kesusahan, walaupun orang yang kesusahan itu masih berhubungan saudara dengannya.

 

Terhadap pertanyaan ini aku berkesimpulan bahwa beragama itu tidak hanya ditentukan dari satu sisi. Yang kuketahui dimensi agama itu bukan cuma ritual saja. Ada aspek lain dari dimensi agama yang juga mempengaruhi sikap keberagamaan seseorang.

 

Dimensi agama yang kuketahui di antaranya adalah ritual, intelektual, sosial, ekonomi, dan dimensi ideologi. Semua dimensi ini harus berjalin kelindan. Jika hanya salah satu saja yang menjadi "andalan" beragama bagi seseorang, maka orang tersebut belum beragama secara utuh, hanya parsial saja.

 

Dimensi ritual adalah aspek spiritualitas yang berisi peribadatan yang diatur oleh syariat agama, dalam hal ini adalah fiqh. Dimensi ini bersifat vertikal, yaitu peningkatan kualitas hubungan antara mahluk dengan penciptanya. Jika seorang mahluk memiliki kualitas hubungan yang baik terhadap Tuhannya, maka ia akan mendapatkan kebahagiaan ruhani. Begitupun jika seorang mahluk sangat jauh dari Tuhannya, dalam arti sering mengabaikan ibadah ritual agamanya, biasanya jiwanya kosong, mudah sekali putus asa, bahkan tidak jarang banyak yang menyiksa dirinya ketika sedang ditimpa musibah yang berkepanjangan.

 

Dimensi intelektual dalam sebuah agama berhubungan dengan kecerdasan pemeluk agama dalam memahami lebih dalam dan lebih realistis agama yang diimaninya. Orang yang memiliki daya pikir yang kuat, biasanya memeluk sebuah agama bukan karena nasib, misalnya karena keturunan. Mereka memeluk sebuah agama karena benar-benar paham akan ilmu yang didapatnya tentang agama tersebut sehingga ia memeluk agamanya secara sadar dan bukan karena pengaruh ataupun paksaan dari orang lain.

 

 
Share |
tulis komentar! :: kirim ke teman!

Notify me of followup comments via e-mail.

Share and enjoy
  • Digg
  • del.icio.us
  • DZone
  • Netvouz
  • NewsVine
  • Reddit
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb
Creative Commons License
karya MT memiliki CC License.

Kumpulan tulisan mataharitimoer. Ada puisi, cerpen, catatan lepas, catatan terkurung, dan catatan sipil... he he he


Blogbanner MT

Langganan Update Blog MT

ini apa sih?


LINGKARAN

film yg lagi gue tungguin edarnya di jkt

JANGAN CURIGA!



[disclaimer]
Blog ini tidak untuk dibaca oleh orang/oknum yang gampang tersinggung, marah, maen tangkep, maen kepruk, maen vonis par-pir, maen grebeg, ngintel, atawe nyantet. Kalo mbaca juga, resiko sendiri dong!! Jangan bawa-bawa babe apalagi backing...powder... norak!!


antiracism
""

this Site Web search

buatan FreeFind



RSS Feeder MT
"RSS Feeder MT"

[Subscribe with : bloglines | Newsgator | My-Yahoo | Google]
RSS ntu monster apa seh?
MT on FeedBurner

lagi dibaca

friendster gue

multiply gue

multiply gue

Photo Sharing by MyPhotoAlbum.com

Tulisan MT lainnya
Click Ur Mouse!

take me to GENGGONG

wisata sepeda onta di jogja
"MAU WISATA SEPEDA ONTA?"


gabung di forum ini

Guru Dunia


KodokNgerock

merdeka.or.id

Komunitas Bersama Bangun Persahabatan

N-Friends Blog




BlogFam Community



Pesan Terakhir :-)

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x


Solidaritas untuk anak Indonesia

forum diskusi komputer & internet


tonton videoclip puisi pagi MT
Fabian Folklore MP3
is licensed under a
Creative Commons License.

Who Links 2 MT?
best friends :





referer referrer referers referrers http_referer



Satubumi Campaign


asli

Peace in Chechnya

Tibet Sovereignty and Self-Determination

freewithoutamerica

antiisrael

jumlah 1 dari 244
Pindah | Lanjut

Creative Commons License
This blog is licensed under a CC.