|
Di Jakarta, sepanjang perjalananku, kulihat banyak selokan di setiap sisi jalan. Yang besar maupun yang kecil. Selokan atau got adalah satu-satunya cara atau tempat yang tepat untuk mengaliri air pembuangan dari rumah-rumah, perkantoran, pusat perbelanjaan, WC umum, dan semua tempat yang di dalamnya dibutuhkan air oleh penghuninya. Kalau begitu adanya got vital sekali. Bukannya aku mencari-cari sebab untuk memusingkan kepala yang sudah penat dengan segala permasalahan yang menekan. Tapi memikirkan tentang got ini spontan muncul begitu saja. Bisa dibayangkan, betapa kotornya suatu
daerah, misalnya Mungkin kamu pernah ke pasar tradisional di
pinggiran Di salah satu terminal bis Banjir itulah satu-satunya musibah yang bisa mengingatkan bahwa got itu sangat penting dirawat. Got itu bukannya tempat penampungan air buangan. Got itu hanya saluran yang mengalirkan air buangan menuju sungai, lalu ke muara, hingga ke laut. Lebih parah lagi kalau got itu dianggap sebagai tempat sampah. Sekali lagi, got itu saluran, bukan penampungan! Jangan kita salah memperlakukannya. Saluran itu harus dirawat agar apa yang kita salurkan sampai ke tempat yang semestinya. Kalau saluran dijadikan sebagai tempat penampungan, wajar saja kalau mampet terus. Apalagi sampah budaya saat ini makin beragam. Kalau salurannya macet atau mampet, maka "sampah kebudayaan" itu akan menjadi ancaman bagi semua pihak. Maka dari itu, sejak dini got harus dirawat sesuai fungsinya. Begitu saja tulisan tentang got. 8 Oktober 1997 |
| tulis komentar! :: kirim ke teman! |
Share and enjoy






































