|
Kemarin aku tak bisa menahan tawa ketika mendengar
diskusi menarik dua orang politisi di televisi. Mereka saling menjatuhkan satu
sama lainnya untuk menarik simpati pemirsa. Dua-duanya saling memberikan
bukti-bukti tentang ketidak-etisan lawan politiknya. Padahal mereka politisi,
bukan polisi! Kemarin lusa aku mendengarkan wawancara penyiar
stasiun radio dengan seorang ahli filsafat. Mereka menganalisa apa yang menjadi
tujuan suci teroris yang belakangan ini senang sekali meledakkan bom. Apalagi
bom itu diledakkan di tempat umum, seperti hotel JW Marriot. Tapi selama
setengah jam wawancara itu berlangsung, aku seperti tidak sedang mendengarkan
analisa seorang ahli filsafat. Karena ahli itu lebih banyak menyatakan firasat. Kemarin dulu, aku nonton siaran langsung pertandingan
sepak bola antara Manchester United melawan Kemarin tanggal 29 Juli 2003, Undang-Undang tentang
pelanggaran atas Hak Kekayaan Intelektual resmi diterapkan. Sederhananya,
undang-undang akan dijadikan sebagai alat hukum untuk memberantas pembajakan
yang sudah begitu merakyat di Tapi kenapa yang resah hanya pedagang CD/VCD bajakan.
Padahal barang bajakan di negeri ini bukan hanya terbatas pada bisnis jualan
kaset, VCD, dan CD bajakan saja. Mudah sekali untuk menemukan barang-barang
bajakan selain bentuk tersebut, seperti merk sepatu bajakan, buku, sendal,
pakaian, kacamata, jam tangan, dan masih banyak lagi. Jika memang pemerintah
mau menggulung tikar bisnis para pembajak atau pemalsu barang, jangan
tanggung-tanggung, pikirku. Semua bentuk barang bajakan atau aspal (asli tapi
palsu) harus mencakup segala jenis produksi dan industri. Kemarin pagi aku baca koran tentang anggota DPR yang
kepingin punya baju dinas baru. Untuk satu orang dianggarkan Berita-berita yang kubaca kemarin itu semuanya sangat
memprihatinkan. Entah hari ini aku akan mendapatkan berita apalagi. Aku tak
mengerti dengan karakter bangsa ini. Sepertinya mereka lebih mementingkan
kepentingan hajat hidupnya sendiri. Aku hanya berharap agar hari ini lebih baik dari hari
kemarin. Karena jika harapan itu terwujud, berarti bangsa ini adalah bangsa
yang baik. Seperti nasihat yang pernah diucap sang pembawa bahasa langit. 22 Agustus 2003 |
| tulis komentar! :: kirim ke teman! |
Share and enjoy






































