Varian terbaru virus lokal kembali muncul, kali ini bernama Rontokbro. Virus ini menyebabkan komputer restart terus-menerus. Bagaimana cirinya?
Rontokbro memiliki metode penyebaran yang berbeda dibanding virus lokal
lainnya. Virus lokal sebelumnya, Kangen, Tabaru (Riyani Jangkaru),
Lavist atau Kumis, digolongkan sebagai virus kelas 2, mengingat metode
penyebarannya yang menggunakan USB Flash Drive. Akan tetapi Rontokbro
mematahkan ciri tersebut, dengan memilih metode penyebaran melalui
e-mail. Keberadaan Rontokbro diinformasikan PT Vaksincom, dalam pemberitahuan tertulisnya yang diterima detikinet,
Kamis (13/10/2005). Menurut Alfons Tanujaya, spesialis antivirus dari
Vaksincom, Rontokbro memiliki kelebihan seperti kemampuan rekayasa
sosial yang tinggi. Virus ini memalsukan ikon dirinya sebagai
file 'baik-baik', dapat menyamar sebagai file MS Office ataupun sebagai
folder. Teknik lainnya, virus ini mampu melakukan penghentian akses ke
Registry Editor, dan melakukan restart komputer jika menemukan kata tertentu pada header browser.
Ciri lain virus ini adalah selektif dalam mengirim e-mail bervirus.
"Ini dilakukan guna menghindari deteksi cepat oleh vendor produk
keamanan," kata Alfons. Tidak hanya itu, virus ini juga suka mengelabui
Host file komputer lokal sehingga akses ke situs keamanan tertentu jadi
terblokir. Restart Melulu Alfons mengungkap,
menurut pengamatan teknisi laboratorium virus Vaksincom, nama Rontokbro
ternyata terilhami dari satwa langka Indonesia, Elang Brontok yang memiliki nama latin Spizaetus cirrhatus.

Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa komputer sudah terinfeksi
Rontokbro? Selain melakukan beberapa perubahan pada registri yang
mengakibatkan pemblokiran pada akses Registry Editor, Rontokbro juga menyebabkan komputer restart terus menerus.
Akibatnya, pengguna komputer tidak bisa membuka regedit.exe.
Penyebabnya bukan karena eksploitasi celah keamanan seperti yang
dilakukan Sasser, melainkan karena Rontokbro melakukan restart
pada komputer setiap kali menemukan aplikasi berekstensi .asp, .exe,
.htm, .js, .php, dan aplikasi admin, adobe, ahnlab, aladdin, alert,
alwil, antigen, dan lain sebagainya.
E-Mail Pembawa Rontokbro Rontokbro
merupakan virus lokal yang penyebarannya menunggangi e-mail. Pengguna
komputer tidak bisa lagi sembarangan membuka e-mail karenanya. Berikut
adalah ciri khas e-mail pembawa Rontokbro, dan trik pembasmiannya jika
virus ini terlanjur menginfeksi. Jika anda menerima e-mail
dengan subjek atau judul e-mail yang kosong, waspadalah karena bisa
jadi e-mail tersebut membawa virus. Ini adalah salah satu ciri e-mail
pembawa Rontokbro. Nama virus ini diduga terilhami dari nama burung
elang jenis Brontok. Ciri lainnya, identitas pengirim dipalsukan dan e-mail ini berisi pesan-pesan untuk menghentikan penyakit sosial di Indonesia. Pesannya sebagai berikut: -- Hentikan kebobrokan di negeri ini -- 1. Adili Koruptor, Penyelundup, Tukang Suap, Penjudi, & Bandar NARKOBA ( Send to "NUSAKAMBANGAN") 2. Stop Free Sex, Absorsi, & Prostitusi 3. Stop (pencemaran laut & sungai), pembakaran hutan & perburuan liar. 4. SAY NO TO DRUGS !!! -- KIAMAT SUDAH DEKAT -- Terinspirasi oleh: Elang Brontok (Spizaetus Cirrhatus) yang hampir punah[ By: HVM**-Jowo*** #** Community--
E-mail tersebut berisi lampiran berupa file 'kangen.exe'. File tersebut
menimbulkan dugaan kalau pembuat virus ini sama dengan pembuat Kangen.
Atau bisa jadi ia hanya membonceng kepopuleran virus Kangen agar
dirinya dapat menyebar dengan baik. Menurut statistik Vaksincom,
penyebaran Rontokbro saat ini sudah mengalahkan virus Kangen, ujar
Alfons Tanujaya, spesialis antivirus dari PT Vaksincom, yang mengirim
pemberitahuan tertulis kepada detikinet. Rontokbro
disebarkan ke alamat e-mail dengan domain di luar Indonesia, dan
menghindari pengiriman e-mail ke alamat-alamat dengan domain seperti
Telkom, Indo, .co.id, .go.id, .mil.id, dan lain sebagainya.
Antivirus kenamaan tidak mampu mendeteksi aktivitas virus ini. "Menurut
catatan Vaksincom, versi Rontokbro yang dikenali oleh antivirus hanya
versi awal W32 Rontokbro.A@mm dan W32/RontokbroB.@mm saja," ungkap
Alfons. "Padahal varian Rontokbro yang diterima oleh Vaksincom dan
dapat dikenali oleh Norman Virus Control sudah sampai varian ke 7
W32/Rontrokbro.G@mm," imbuhnya. Membasmi Rontokbro
Vaksincom menjelaskan, pembersihan Rontokbro sebaiknya dilakukan
melalui "safe mode", karena jika mencoba pembersihan melalui mode
"normal" komputer akan langsung restart begitu komputer dijalankan.
Alfons menganjurkan untuk memakai antivirus Norman Virus Control
terbaru, karena antivirus ini terbukti mampu mendeteksi keberadaan
Rontokbro. Untuk mengaktifkan kembali fungsi registry editor
hapus value: DisableRegistryTools =1 yang ada di
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesSystem. Untuk lebih mudahnya gunakan tools dari HijackThis, yang bisa didapat dari alamat: http://www.spywareinfo.com/~merijn/downloads.html.
Setelah dijalankan, cari option
HKCUSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPolicies, DisableRegedit=1,
kemudian klik [Fix checked]. Hapus registri: Bron-Spizaetus, Tok-Cirrhatus, Disable CMD=0. Untuk mengembalikan option [Folder option] pada windows explore, hapus string registry: NoFolderOptions=dword:00000001 pada registry key HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer Kemudian hapus opsi: NorBtok, Smss, Empty, yang ada pada menu [Startup] di msconfig Hapus Schedule Task yang dibuat oleh W32/RontokBro.B. Caranya: Masuk ke [Control Panles] lalu klik 2 kali [Schedule Tasks]. (nks dari detikinet dan vaksin.com)
|
Permanent Link