|
Virus Brontok.A atau lebih populer disebut Rontokbro memang lagi populer saat ini. Beberapa kali saya mampir ke warnet di Di
beberapa forum, milis, situs pengusaha antivirus, semua orang
mendiskusikan bagaimana cara untuk membasmi virus buatan orang
endonesya tersebut. Tabloid PC Plus juga memberikan ulasan khusus
tentang tata cara untuk membasmi rontokbro. Detikinet juga demikian.
Apalagi vaksin.com, ya pasti lha! Di
Cihideung Forest juga demikian. Hampir semua orang yang punya komputer
di hutan ini mengeluhkan hal yang sama : PC restart sendiri, PC jadi
lelet, hang, bahkan ada juga yang partisinya sudah tak ada. Yang
kocaknya lagi, ada juga yang ketika mau mencoba menginstal ulang
kompienya, eh tak bisa sama sekali. Ibarat kita punya tanah, tiba-tiba
kavling kita udah diserobot sama Jawara kampungan. Ketika
kita baru sampai depan kavling kita sepulang mudik, eh ada tulisan "Ini
kapling punye Bang Aji Gebleg! Nyang macem-macem gue bacok loh!" hiyy...
masa sih virus rontokbro bisa seperti jawara Gebleg?!! Ga juga sih,
saya mengira salah satu PC yang hak pemiliknya dirampas itu bukan
kelakuan rontokbro. Pasti ada virus lain yang nyasar hingga sampai ke
PC dia. (cucian de loh!) Lalu
bagaimana riwayat Rontokbro? Saya harus kembali ke pembahasan utama.
Memang kadang tulisan saya suka ngelantur kemana-mana. Tapi
Alhamdulillah, selalu ingat kapan saatnya kembali !. Saya pikir, ini kesempatan bagus buat menguji beberapa antivirus yang cukup populer di jagad maya ini.
Sejak
awal harus diingat kalau yang dipertandingkan bukannya ketiga PC
tersebut. Ketiga PC tersebut adalah milik tetangga saya yang kebetulan
harus mengalami rawat inap setelah "ga bisa diapa-apain lagi". Dan
diketiga PC tersebut, gejalanya sama : PC restart sendiri, lelet, dan
menjengkelkan. Ketiga PC diinstal sebuah operating system Windows XP
home edition (tentunya versi bajakan). Mana ada rakyat kita yang beli
windows original? Kalau ada, berarti dia itu adalah oknum rakyat
endonesya yang makmur dan sejahtera. Patut dicurigai jika di tengah
kemelaratan rakyat, masih ada orang-orang yang makmur dan sejahtera.
Bisa jadi mereka itu adalah borjuis korup.
1. Norman Virus Control Antivirus yang proses instalasinya membutuhkan authentification key
ini bekerja dengan percaya diri. Namun menurus saya pribadi cukup
menjengkelkan. Kenapa saya jadi jengkel? Setelah Software ini saya
instal, langsung saja PC jadi melambat. Ternyata antivirus ini
membutuhkan resource yang cukup rakus untuk bisa berjalan di sebuah PC
kelas rakyat. Tapi bagi anda yang punya PC kelas atas, minimal Pentium
4, sepertinya tak akan merasa berat jika kedatangan pak Norman ini. Masalah kinerja lumayan. 2. Clamwin Antivirus Ini
pengalaman pertama saya menggunakan Clamwin Antivirus. Kalau dilihat
dari situsnya, sepertinya antivirus ini cukup menjanjikan. Proses
instalasinya lumayan cepat. Terhadap resource system, Clamwin tidak
serakus Sebagai
antivirus gratisan, Clamwin lumayan cerdas. Ia langsung saja aktif di
outlook 2003 dan memeriksa imel yang keluar masuk, seperti Satpam
Bandara. Sayang sekali update terakhir Clamwin masih belum mampu
mengidentifikasi Rontokbro. 3. AVG Free Edition AVG
yang baru saya unduh (sebenarnya lebih enak pake istilah download dari
pada unduh) dari www.grisoft.com ini merupakan update terbaru. Bego
sekali kalau saya mengunduh versi lama, ya kaga bakal nyaho sama
virus-virus baru dong! Ingat, bagi anda yang menginstal AVG hasil
download, ketika proses instalasi, anda membutuhkan license keys.
Kirim e-mail ke grisoft, maka anda baru bisa melanjutkan proses
instalasinya. Jalan lainnya adalah dengan mencari CD keluaran majalah
Chip, PCMedia, atau lainnya yang kebetulan menyediakan AVG Free
Edition, tapi tentunya itu bukan versi terbaru/terakhir. Perlu update
lagi boss! Setelah
nongkrong di PC yang terinfeksi, AVG cukup makan resource ketika
restart. Kesiapan PC untuk dipakai jadi lumayan agak lama. Tapi tapi
AVG tak serakus Ketika
bekerja, AVG dapat menemukan beberapa virus yang menginfeksi PC. Ada
Wukill, Rascall, Padobot, dll. AVG langsung mengangkat papan
pengumuman, apakah saya akan menekan tombol, continue, heal, delete,
atau move to virus vault. Ketika saya coba klik heal (cleaning), dengan
senyum kecut, AVG bilang, layanan tersebut ga ada tuh! (not available).
Begitu juga ketika saya klik delete. Akhirnya saya klik move to
virusvault agar virus tersebut dikarantika. Kadang AVG berhasil
menendang virus ke ruang karantina, tapi lebih sering gagalnya dengan
alasan sama "Not Available". Jalan terakhir klik aja Continue. Hampir
lupa missi sebenarnya! Ternyata terhadap Rontokbro, AVG ngga kenal sama
sekali. Ia sama sekali tak curiga kalau virus brontok lewat di depan
batang hidungnya. Mungkin AVG menganggap brontok hanya seekor burung
elang tua yang bakal mati sendiri. 4. Antivir Personal Edition Classic Ini
antivirus terakhir yang menjadi peserta. Proses instalasinya paling
gampang dibanding ketiga temannya di atas. Saya tak perlu mencari-cari
license key atau authentification keys. Tanpa key-key seperti itu,
Antivir bisa langsung diinstal dan nongkrong pada system tray. Saya
cukup terkesan dengan tongkrongannya yang tak memakan resource PC.
Ternyata walaupun pakai nama Classic, Antivir sangat tidak berat untuk
dipakai di PC kelas rakyat. Apalagi rakyat miskin (Rakyat miskin
endonesya emang bisa beli PC? Lha buat dapetin kompensasi BBM per 3
bulan aja susah banget!) Antivir
bekerja benar-benar secara klasik. Sebelum keliling kampung memeriksa
rumah-rumah (folder) untuk diinspeksi, ia memeriksa dulu memory, MBR,
boot record, dan system file. Nah, belon juga sampai ke opsi untuk
mengklik drive yang mau diperiksa, eh Antivirus ini sudah menangkap
beberapa file system yang sudah kerasukan virus Rontokbro. Antivir
mengenalinya sebagai Brontok.a dan langsung meminta
saya untuk mengeksekusinya. Virus tersebut langsung aja saya delete.
Akhirnya beres juga urusan dengan rontokbro. Kesimpulan Dari keempat antivirus yang saya pakai, ternyata antivir yang paling jago untuk kali ini.
Kenapa saya bilang untuk kali ini? Karena yang namanya hidup itu tak
pernah abadi. Saat ini mungkin Antivir menang. Besok atau lusa bisa
jadi pembuat virusnya mengupgrade rontokbro jadi lebih kebal peluru.
Bisa jadi antivirus yang lainnya juga bakalan lebih cepat menjitak
rontokbro dan virus-virus lainnya. Itulah hidup, tak ada yang sempurna.
Yang menang jangan tebal muka, yang kalah juga jangan putus asa. Kita
mesti sama-sama berpikir positif, bahwa adanya kita adalah untuk saling
melengkapi, saling mengajari, dan saling mencintai. Begitu juga
terhadap pembuat virus. Janganlah kita membenci, mengancam, apalagi nyumpahin!! Ingat,
kita bukanlah orang suci. Kita bukan orang hebat. Tanpa keberadaan
hacker atau cracker (terserah mo milih yang mana) kita tak bisa
mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru. Merekalah yang secara
langsung ataupun tidak, sebagai guru kita, mengupgrade dan mengupdate
pengetahuan kita. Bagaimanapun kita harus berterima-kasih kepada
seluruh isi alam ini. Termasuk virus builder! Sebab kita tak berhak
memvonis orang lain sesat apalagi kafir. Kita hanya manusia yang
mendapatkan pencerahan (jika Tuhan menginginkan). Ketika kita sudah
merasa paling benar, paling baik, paling hebat, paling suci,... berarti
kita adalah SETAN. Sebab setan telah menguasai diri kita untuk bersikap
seperti itu. Sebuah sikap yang paling disukai oleh kalangannya.
Sudahlah, nanti saya makin ngelantur! |
| tulis komentar! :: kirim ke teman! |
| sampai jengkel banget, akhirnya jurus handalanku untuk Install ulang telah menyelesaikan segala permasalahan ini. Yang penting sekarang, kita mesti harus bisa belajar install kompi sendiri gitu loh. |
Permanent Link |
|
ada yang bikin anti virus local dikasih free tinggal donwload aja filenya kecil... bisa untuk hapus brontok bro ada di www.dinamikasolusi.co.nr and www.nrar.net silahkan coba... |
Permanent Link |
| maaf mas tuturial yang anda sarankan memang berhasil, tetapi sekarang virus ini sudah mencapai varian N |
Permanent Link |
| wah kalo menghilangkan rontokbro sih sekarang udah gak terlalu susah, tapi yang susah tuh mengembalikan kesehatan PC seperti semula, kata vaksin.com sih bisa lewat regedit, saya sendiri pake AVG professional 7.1 (inget!! versi 7.1 udah bisa mendeteksi rontokbro) hingga kini blm pernah kena rontokbro ini hehehe |
Permanent Link |
|
setuju banget, AVG digandengin sama Antivir, jadi lebih mantap. itu pengalamanku betahun-tahun... eh ga sih, baru sejak taun 2001 aja aku pake antivir + avg. Pernah tim Equalcom mencoba bbrp antivirus dari yang berbayar hingga yang gretongan. kesimpulannya : tetap AVG+Antivir yang paling PAS dan Enteng |
Permanent Link |
|
Salam kenal, bahasa Mas sangat menarik dan lucu :) Komputerku baru2 ini kena virus Brontok. Saya udah download antivir dari komputer lain lalu dicopy ke komputer yg ada virusnya. Tiap kali mau install, sebelum selesai install komputernya selalu restart sendiri. Jadi bagaimana bisa membasmi virusnya kalo menginstall saja ngga bisa :( Help donk... pekerjaanku terhambat 2 hari gara2 virus sialan itu... |
Permanent Link |
|
pak saya sudah sejak beli kompi th 2005, pake Anvir, pas musin robrontok hancur kompi saya, ada 7 dikantor kena brontok , apalagi di jaringan ngak kehitung... setelah beli pc media edisi jan 2006 ada norman saya coba trus saya update... ( cari update di seriall.com ) lumaya brontok tdk muncul.. emang sich dia tdk di sebut brontok , nama lain yg muncul ... lumayan buat pengawan kompi.. berat sich.. tp lumayan.... cukup ampuh untuk menghancurkan brontok varian n trim's |
Permanent Link |
| Cukuplah perbuatanmu nak. Sudah berapa kerugian yg ditimbulkan akibat perbuatanmu. Menepuk air di dulang, terpecik muka saudara sendiri di tanah air. Jika kamu masih ingin berkeluarga, janganlah diteruskan perbuatanmu, jangan sampai disumpahi tujuh turunan. |
Permanent Link |
|
Kali Ini virus yang menyerang PC qu bener-bener membandel.Terkaan awal pasti virus BRONTOK bro dengan ciri-ciri yang biasa dialami jika terinfeksi virus ini. Karena qu sudah pernah menangani virus yang satu ini, langsung aja qu instal anti virus, dan ga tanggung2 qu instal beberapa antivirus sekaligus(tentu saja yang tidak bentrok). Show Hidden sdh dicentang, Hide extensions dan Hide Protected sudah dihilangi centangannya. Pertama AntiVir Clasic update tebaru bulan Juni 2006, yang jadi permasalah jika di scan, Antivirus ini akan menyeken boot system dan PC langsung restart. Kemudian boot system qu hilangin centangannya, dgn maksud boot system tdk ikut di scan dan tdk restart. Tetapi ternyata tetap saja restart. Kemudian qu coba menyeken nya lewat safe mode, sementara berjalan lancar dan banyak sekali virus brontok varian F( w32.Brontok-F). Sukses, tp hanya sementara. Setelah qu restart, dan masuk windows XP normal, qu iseng2 coba menyeken kembali dengan antiVir tsb. Qu benerrrrrrrr-benerrrrrrr kaget PC kembali restart jika menyeken boot system hardisk C,D,E dan Restart. Tdk kekurangan akal, qu cek kembali secara manual Local Settings, tidak ada lg yang mencurigakan. Beralih dengan mengistal antiVirus AVAST versi 4.6 dgn update database terbaru. Dijalankan kondisi Normal pd Windows XP prof langsung Restart karena scan/cek memory pada awal membuka antiVirus ini,Setelah centangan pd cek memory di hilangkan pd setting. AVAST di coba lagi tak ayal PC rentart lag (pusinggggggggg). Setiap di coba pada kondisi safe mode AntiVir Clasic dan AVAST 4.6 bisa berjalan tetapi PC restart jika kondisi Windows normaly. Lanjut ku coba instal AVG 7.1 dan Zone Alarm dangan sebelumnya AntiVir dan AVAST di uninstal. AVG dan ZoneAlarm bisa berjalan baik pada kondisi Windows normaly. Tetapi tetap tidak bisa membersihkan boot System dan cek memory. oh ya sepertinya brontok varian F, menginfeksi C:\WINDOWS\system32\config\systemprofile Apakah ada yang punya solusi dengan kondisi PC yang seperti saya alami itu. Atau antiVirus apa yang bisa mengatasi total windows pd PC qu. Thanks Banget bagi yang punya solusi nya Mohon kirimkan saja pesan dan sarannya ke e-mail saya ari_naldo@yahoo.com Terimakasih semuanya Salam |
Permanent Link |











































apa langkah selanjutnya supaya tidak ada virus tersebut
terima kasih
Permanent Link