6/12/2005 - Intel, Teroris, Presiden, dan Penunggu WC Umum
Posted in Catatan Lepas

   

Mengapa RUU (Rancangan Undang-Undang) Teroris lebih banyak menyiratkan kecurigaan terhadap salah satu agama? Sebut saja pastinya : ISLAM. Mengapa dari zaman Soeharto, Soe .. eh... Habibi, Soe... eh.. Gus Dur, mbok Megawati, dan kini ternyata juga di zaman SBY, orang-orang Islam selalu dicurigai? Memang agama Islam itu adalah agama pembebasan. Ini yang gue tahu beberapa waktu dulu. Islam dimana saja selalu mengajarkan agar setiap orang harus membebaskan dirinya dari keterbelengguan. Termasuk keterbelengguan politik.

Tapi sialnya, semangat perubahan dalam Islam dijadikan momok bagi para tiran. Mereka khawatir hegemoni kekuasaannya terancam. Dimanapun di belahan dunia ini. Terorisme selalu diidentikan dengan Islam. Memang banyak berita-berita tentang pertentangan antara kaum muslim dengan penguasa, kaum muslim dengan kaum lainnya, antara kaum muslim dengan .... Hehehe ini yang paling bego : dengan sesama muslim yang berbeda madzhab. Tapi dunia ini tak mencoba mengerti kalau berita-berita hot tentang kaum muslim itu merupakan upaya membebaskan diri dari keterbelengguan dan penindasan. Tidak semua berita-berita hot muslim itu merupakan kegiatan terorisme. Walaupun gue yakin, ada juga teroris muslim. Sama seperti teroris agama dan negara non muslim juga. But, muslimlah yang sering jadi intilan intel.

Memang sih, kerjaan intel itu ya ngintilin orang. Tapi pengamatan intelijen harus seimbang untuk berbagai dimensi. Ga adil kalau konsentrasi intelijen hanya dikonsentrasikan ke kalangan agama saja. Masalah-masalah lain yang non religius juga bias saja memicu munculnya aksi terorisme. Lebih cerdas lagi kalau intelijen lebih mengamati pemicu yang sesungguhnya terhadap munculnya aksi terorisme, seperti kemiskinan, ketidakadilan, diskriminasi SARA, kelaparan, dan satu hal lagi : corruption mechanism!

Apalagi belakangan ini, kecurigaan intelijen terang-terangan mengarah ke kalangan pesantren (emang dulu kaga! Sama aje!). Beberapa pesantren di Cimahi, Bandung, Garut, Tasikmalaya, dan beberapa daerah lainnya menjadi obyek pengamatan intel. Bahkan di Cimahi sempat tersebar berita kalau santri (tahun ajaran baru nanti) harus mengisi SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian). Rencana ini menurut gue sih bukannya kecurigaan, tapi sudah menjadi tuduhan kalau saudara-saudara gue yang muslim itu adalah cikal bakal teroris. Wih serem banget. Alasan polisi begitu katanya agar teroris tak berani masuk ke Cimahi. Ini lucu. Teroris itu memang bakal mau mengisi data yang sebenarnya, selalu bersikap kontra, dan tak bisa berkamuflase? Ini jelas tuduhan bahwa Islam itu agama terror.

Memang masih banyak kaum non muslim yang phobi banget sama Islam. Entah apakah karena doktrin agama mereka yang menyuruh anti Islam, atau memang karena ketakutan mereka saja. Gue jelas banget memperhatikan kebencian nonmuslim terhadap Islam ketika 5 kali gue masuk ke yahoo!chat di channel nusantara 6. Gue masuk ke sana hanya sekedar menonton dan sedikit-sedikit menengahi pertengkaran maya temen-temen gue yang Islam maupun yang non-Islam. Tapi sepertinya mereka yang ada di ruang tersebut sama-sama sudah dikuasai nafsu. Mungkin mereka merasa, saling memaki adalah bagian dari upaya meningkatkan derajat keberagamaan mereka. Kasihan sekali deh mereka itu. Hari gini masih doyan berantem.

Kembali ke topik! Dari zaman ke zaman Islam selalu dicurigai dan dikhawatirkan menciptakan disintergrasi, diharmoni, dan terror. Entah kapan pesantren tak dicurigai sebagai lembaga pendidikan teroris. Entah kapan, mungkin nanti kalo gue jadi presiden...hehehe tapi gue ga berniat tuh, mending jaga WC Umum dari pada jadi presiden di negeri korup ini. Penunggu WC umum itu, walau bekerja di lingkungan dan tempat yang kotor, tapi penghasilannya halal. Nah, kalo presiden? Walaupun kerja di lingkungan yang bersih, sehat, dan mewah, tapi gue nggak yakin kalau nafkahnya halal tuh! 

Perumnas Klender, 06 Des 2005

Share |
tulis komentar! :: kirim ke teman!

Notify me of followup comments via e-mail.

Share and enjoy
  • Digg
  • del.icio.us
  • DZone
  • Netvouz
  • NewsVine
  • Reddit
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb
Creative Commons License
karya MT memiliki CC License.

Kumpulan tulisan mataharitimoer. Ada puisi, cerpen, catatan lepas, catatan terkurung, dan catatan sipil... he he he


Blogbanner MT

Langganan Update Blog MT

ini apa sih?


LINGKARAN

film yg lagi gue tungguin edarnya di jkt

JANGAN CURIGA!



[disclaimer]
Blog ini tidak untuk dibaca oleh orang/oknum yang gampang tersinggung, marah, maen tangkep, maen kepruk, maen vonis par-pir, maen grebeg, ngintel, atawe nyantet. Kalo mbaca juga, resiko sendiri dong!! Jangan bawa-bawa babe apalagi backing...powder... norak!!


antiracism
""

this Site Web search

buatan FreeFind



RSS Feeder MT
"RSS Feeder MT"

[Subscribe with : bloglines | Newsgator | My-Yahoo | Google]
RSS ntu monster apa seh?
MT on FeedBurner

lagi dibaca

friendster gue

multiply gue

multiply gue

Photo Sharing by MyPhotoAlbum.com

Tulisan MT lainnya
Click Ur Mouse!

take me to GENGGONG

wisata sepeda onta di jogja
"MAU WISATA SEPEDA ONTA?"


gabung di forum ini

Guru Dunia


KodokNgerock

merdeka.or.id

Komunitas Bersama Bangun Persahabatan

N-Friends Blog




BlogFam Community



Pesan Terakhir :-)

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x


Solidaritas untuk anak Indonesia

forum diskusi komputer & internet


tonton videoclip puisi pagi MT
Fabian Folklore MP3
is licensed under a
Creative Commons License.

Who Links 2 MT?
best friends :





referer referrer referers referrers http_referer



Satubumi Campaign


asli

Peace in Chechnya

Tibet Sovereignty and Self-Determination

freewithoutamerica

antiisrael

jumlah 1 dari 244
Pindah | Lanjut

Creative Commons License
This blog is licensed under a CC.