16/1/2006 - Menanti Majalah Playboy Indonesia
Posted in Catatan Lepas



  

Kalau tak ada halangan, pada bulan Maret 2006 mendatang akan terbit Majalah Playboy Edisi Indonesia. Majalah yang selalu menampilkan gambar perempuan "tel**j@#g" itu katanya akan diterbitkan karena demand Dewan Pers menyikapi akan terbitnya Majalah Playboy Edisi Indonesia itu berdasarkan rambu-rambu hukum dan berdasarkan kebutuhan sebagian masyarakat. "Jadi memang ada fakta yang menunjukkan bahwa ada kelompok-kelompok masyarakat yang membutuhkan media cetak porno, termasuk siaran televisi porno. Jadi ada demand, ada kebutuhan. Sehingga pemain atau pebisnis menjawab kebutuhan itu. Maka bermunculanlah media-media porno, tayangan-tayangan di televisi yang mengeksploitasi seks," kata Leo. atau kebutuhan khalayak pembaca di endonesya. Menurut Leo Batubara, Ketua Komisi I Bidang Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers dari Dewan Pers,

Leo juga bilang, munculnya Majalah Playboy Edisi Indonesia diakibatkan adanya pemenuhan terhadap tabloid atau majalah-majalah seperti itu. Bahkan, kata dia, ada pula majalah yang lebih "kotor" dari Playboy. Tak jelas majalah atau tabloid apa yang dimaksud Leo.

Untuk mencari tabloid dan majalah yang mengumbar pornografi, tak sulit. Coba saja anda kunjungi lapak-lapak surat kabar di terminal atau pasar. Pasti mudah sekali menemukannya. Aku sendiri pernah melihat begitu banyak majalah dan tabloid baru seperti itu bermunculan. Bukan hanya itu, banyak juga pengunjung lapak yang membuka-buka tabloid yang diemperkan di lapak tersebut.

Pernah satu ketika, aku baru turun dari angkot di Bekasi. Kulihat di Pos Ronda pagi itu beberapa lelaki sedang asyik memperhatikan tabloid yang digelar di bale pos. Awalnya aku cukup salut dengan mereka. Kupikir, pagi-pagi begini, masyarakat pinggiran sudah melek bacaan. Mereka sepertinya tak mau ketinggalan berita. Tetapi aku lumayan kaget dan tersenyum ketika tepat lewat di depan mereka. Ternyata tabloid yang mereka baca adalah tabloid "begituan". Hampir sama isinya dengan majalah Playboy yang akan terbit di negeri yang sebagian besar rakyatnya menganut agama ini.

Tapi mengapa Ketua Komisi I Bidang Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers dari Dewan Pers sepertinya mendukung rencana penerbitan majalah tersebut. Padahal menurut aku yang awam, dalam Kode Etik Jurnalistik yang ada di negara ini, penerbitan media cabul itu tidak sesuai dengan Kepribadian dan Integritas wartawan Indonesia. Coba pelajari Kode Etik Jurnalistik yang ada deh.

Kalau harus mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia No. 40/1999 Tentang Pers, yang diawali dengan kalimat Dengan menyebut nama Tuhan, pada Bab III Pasal 7, wartawan harus menghormati Kode Etik Jurnalistik. Apalagi pada Pasal 5 disebutkan bahwa pers harus menghormati nilai-nilai agama dan rasa kesusilaan. Kalau orang-orang Pers mau bersikap lurus terhadap aturannya sendiri, mestinya media publik, entah itu cetak maupun elektronik, harus bersih dari unsur kekerasan dan cabul.

Tapi beginilah endonesya, negara yang undang-undangnya dikenal dengan pasal karet, pengusahanya pandai nyogok, penegak hukumnya senang disogok, pengacaranya doyan kebat-kebet teori hukum, wakil rakyatnya merasa jadi rakyat sehingga mikirin diri sendiri, dan entah kebobrokan dari sisi mana lagi. Mungkin anda lebih jelas melihatnya.

Secara pribadi, aku sebenarnya tidak setuju dengan penerbitan dan penyiaran media cabul itu. Bayangkan gimana kalau anak-anak kita doyan bacaan atau tontonan begituan. Si Meiy aja udah kelimpungan waktu anaknya ikut-ikutan bergaya dukun kayak di tivi. Apalagi kalau anaknya mencontohkan .... Hiy... seremmm....

Walaupun secara pribadi aku ga setuju dengan publikasi "begituan", tapi seperti kasus-kasus lain di endonesya, sepertinya rakyat yang kebanyakan mengaku beragama ini harus menerima dengan lapang dada hadirnya media-media jorok tersebut. Bahkan dalam beberapa waktu, rakyat ini akan terbiasa dengan yang begituan. Contoh kasus adalah kenaikan BBM yang menjadi trigger kenaikan harga kebutuhan pokok dan ongkos. Awalnya ada protes, tapi lama-kelamaan terbiasa juga dengan pemaksaan keadaan. Selalu pil pahit yang harus ditenggak. Tapi penyakit ga sembuh-sembuh juga!

Masalah ini juga PR buat semua ormas keagamaan, partai politik yang mengatasnamakan agama, dan secara nasional, orang-orang kaya di DPR dan DPRD juga mestinya ikut mikir. (atau, jangan-jangan mereka ga tau!)

Cihideung Forest,  14 Januari 2005
Share |
tulis komentar! :: kirim ke teman!

Notify me of followup comments via e-mail.

16/1/2006 - Untitled Comment
Posted by nikk
Inilah lingkaran setan.

Yang ironisnya semakin membesar diameternya.

Ini masalah friksi antara materialisme barat dan mistisme timur.

Justru yang munafik adalah yang tidak mampu menahan diri.

Jika tak mampu mengontrol massa, kendalikan diri saja.

Semestinya semua orang memajukan akal, bukan libido.

Permanent Link

17/1/2006 - Untitled Comment
Posted by Putireno Baiak
Hari ini kubaca di koran, MUI protes, senang juga, tapi apakah benar MUI bisa unjuk gigi? Punya gigi gak ya? :D Neeh gigi gue gede. Kalau Arman Gigi.. hebat deh! (eh nglantur...)

Permanent Link

17/1/2006 - Pusing Jadi Ortu
Posted by DOS
Masalah beredarnya playboy ini bakalan bikin pusing ortu. Jangankan kita, lha Madonna aja yang dulu menjadi pelaku dari foto2 begituan sekarang pusing untuk menghadapi anaknya. Bisa dibaca di blog Madonna: http://madonnasthoughts.blogspot.com/2006/01/kids-are-so-cruel.html



Ini kutipannya:

Someone pasted one of my "Sex" photos on my daughters locker at school. It was such a cruel thing for someone to do. She called me in tears and I explained to her that I had made the book when I was younger. I haven't decided what to tell her yet! How can I explain this to her? I had no idea when I made that book that someday my children would see it! Now if I tell my daughter to be a good girl, she can say, "Look who's talking. I saw your nasty pictures!" I guess I need to be prepared to discuss this with her. Oh well...it could be worse I guess. NOT!

Permanent Link

27/1/2006 - setuju aja
Posted by Anonymous
saya sich setuju aja kalo emeng itu bener2 dilarang, tapi jangan hanya porno aksi dan pornografi aja yang dibikin undang2nya, kalo bisa bikin juga undang2 anti perselingkuhan seperti yang dilakukan rhoma irama yang orangnya sok alim, udah jelas2 selingkuh tapi tetap ga ngaku juga dan akhirnya....??? yang seperti itu juga bisa merusak moral bangsa ini. moral bangsa ini dari dulu sudah rusah. jadi jangan hanya bisa bicara soal moral aja, itu kembali kepada diri sendiri.

Permanent Link

2/2/2006 - PLAY BOYYYYYYYYYY
Posted by Anonymous
YANG MENENTANG PENERBITAN MAJALAH PLAYBOY INDONESIA SANGAT TERAMAT MUNAFIKKKKKKKKKKKKKKKKKKK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1

Permanent Link

11/3/2006 - Untitled Comment
Posted by Anonymous
majalh playboy aja diributin.

klo gak mau liat ya gak usah beli.

beres khan.....

MUI kebanyakan ngurusin orang lain, urus diri sendiri aja gak becus mau ngurusin orang lain. bertindak itu dipikir dulu pake otak... ngerusak itu merugikan orang lain dan itu dosa.

roma irama orang munafik, bilang aja ngiri kalo inul sukses.

yang jadiin porno itu pirkirannya yang negatif...

jadi semua orang yang memandang sesuatu yang porno dia sudah berpikiran negatif dan bernafsu dengan hal itu.

sebagai contoh MUI dan rhoma irama, mereka menunjukkan kekotoran pikiran mereka di depan umum. sangat MEMALUKAN !!!!!!!

jadi BE POSITIF

Permanent Link

22/3/2006 - playboy...i miss u...
Posted by dick@design
keindahan adalah suatu kenikmatan yang tidak bisa terbayar oleh apapun, kenikmatan adalah anugrah yang diberikan tuhan kepada manusia...so...yang menentang keindahan adalah orang2 yang tidak diberikan suatu kenikmatan dari sang pencipta, lebih baik dipikir daripada berfikir!

PLAYBOY indonesia, suatu bentuk keindahan manusia didalamnya...kenikmatan akan diperoleh sesuai dengan jalannya, "Selamat Datang Playboy Indonesia...Kami Menunggu mu"

Permanent Link

Share and enjoy
  • Digg
  • del.icio.us
  • DZone
  • Netvouz
  • NewsVine
  • Reddit
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb
Creative Commons License
karya MT memiliki CC License.

Kumpulan tulisan mataharitimoer. Ada puisi, cerpen, catatan lepas, catatan terkurung, dan catatan sipil... he he he


Blogbanner MT

Langganan Update Blog MT

ini apa sih?


LINGKARAN

film yg lagi gue tungguin edarnya di jkt

JANGAN CURIGA!



[disclaimer]
Blog ini tidak untuk dibaca oleh orang/oknum yang gampang tersinggung, marah, maen tangkep, maen kepruk, maen vonis par-pir, maen grebeg, ngintel, atawe nyantet. Kalo mbaca juga, resiko sendiri dong!! Jangan bawa-bawa babe apalagi backing...powder... norak!!


antiracism
""

this Site Web search

buatan FreeFind



RSS Feeder MT
"RSS Feeder MT"

[Subscribe with : bloglines | Newsgator | My-Yahoo | Google]
RSS ntu monster apa seh?
MT on FeedBurner

lagi dibaca

friendster gue

multiply gue

multiply gue

Photo Sharing by MyPhotoAlbum.com

Tulisan MT lainnya
Click Ur Mouse!

take me to GENGGONG

wisata sepeda onta di jogja
"MAU WISATA SEPEDA ONTA?"


gabung di forum ini

Guru Dunia


KodokNgerock

merdeka.or.id

Komunitas Bersama Bangun Persahabatan

N-Friends Blog




BlogFam Community



Pesan Terakhir :-)

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x


Solidaritas untuk anak Indonesia

forum diskusi komputer & internet


tonton videoclip puisi pagi MT
Fabian Folklore MP3
is licensed under a
Creative Commons License.

Who Links 2 MT?
best friends :





referer referrer referers referrers http_referer



Satubumi Campaign


asli

Peace in Chechnya

Tibet Sovereignty and Self-Determination

freewithoutamerica

antiisrael

jumlah 1 dari 244
Pindah | Lanjut

Creative Commons License
This blog is licensed under a CC.