28/3/2006 - Kangen Masa Lalu
Posted in Unspecified


Entah kenapa beberapa hari ini aku merindukan suasana ketika masih bekerja bersama teman-teman di media baca. Itu pernah terjadi waktu tahun 1995-1998. Jadi udah lama banget.

Penggagas awal media baca Refleksi versi fotokopian Oeban. Waktu aku baru pulang ke tempat kost, ada pesan oeban di whiteboard, "MT, gimana kalo kita bikin beginian!" lalu ada goresan tanda panah menuju sebuah prototipe media baca REFLEKSI yang menempel di tembok. Aku langsung menelpon Oeban. Maka esok harinya, terbitlah edisi perdana REFLEKSI yang didukung oleh teman-teman di Komunitas Kaum Marginal.

Setahun setelah Refleksi versi fotocopy terbit (harganya cuma gope, man!), aku dan Oeban mengubah formatnya menjadi majalah mini seperti jurnal gitu deh. Karena pengerjaannya harus lebih serius, maka NQ harus bergabung. NQ paling sip buat menyelesaikan pekerjaan yang ga bisa ditangani oleh manusia biasa (kwekeke...). Tim redaksi juga dibentuk lebih serius. Kalau dulu cuma beduaan sama Oeban, pada Refleksi versi baru ini teman-teman pada Komunitas BIJAK pimpinan Billy Bijak bergabung sebagai dewan redaksi. Karena itu bisa dibilang ini adalah Refleksi versi "BIJAK"

Ternyata permintaan Refleksi di kalangan mahasiswa dan beberapa undur-undur (orang-orang underground) setiap bulannya meningkat. Wah, ini di luar perencanaan. Sebenarnya aku dan Oeban bikin Refleksi hanya karena hobi saja, nggak serius-serius banget. Tapi karena demand teman-teman, akhirnya berlanjut terus hingga terbit Refleksi versi "Bengkel". Di sebut demikian karena aku, Oeban, dan NQ perlu modal untuk mencetak lebih banyak dan mendistribusikan lebih tepat. Terus terang saja, kami hanya doyan bikin majalah, tapi malas menjualnya, jadilah orang lain yang menjual. Disengaja atau tidak, jaringan distribusi Refleksi berkembang dengan karakteristiknya sendiri. Mulai Refleksi versi Bengkel, bergabunglah 3 orang pengangguran intelek, Coople, Alan, dan Isevanovic. Saat itulah aku minta Coople yang jadi pemimpin redaksi karena memang dia punya kapasitas untuk itu.

Refleksi versi "Bengkel" hanya bertahan 6 bulan. Banyak orang yang suka dan tidak sedikit yang merasa tak nyaman. Tekanan demi tekanan dialami tim redaksi. Maklum, era jadul, bikin media cetak tak sebebas sekarang. Bahkan tidak jarang kita diintip intel. Apalagi kalo media cetak yang kita buat rada berbau semangat kembali menyeriusi agama. Realitas itu dialami oleh semua orang yang bergelut dalam dunia jurnalistik era Orba. Namun lucunya, tekanan yang nibanin redaksi Refleksi bukan cuma dari Orba, tapi dari kalangan underground yang sudah cukup lama menjalin hubungan distribusi Refleksi. Tak jelas alasannya, yang pasti jaringan kelompok undur-undur itu merasa eksistensinya terancam dengan artikel-artikel yang diterbitkan Refleksi. Perjalanan belum berakhir, Refleksi berganti jaket menjadi DIALOG. Kami pindah kantor, pindah pemodal. Kebetulan ada orang yang senang dengan Refleksi dan dia bersama kelompoknya mensupport penerbitan Refleksi baru dalam wujud DIALOG.

Berganti jubah ternyata makin menambah parah tekanan yang aku alami sebagai salah satu penggagas Refleksi. Rekayasa fitnah dan teror dirancang, para pelanggan diancam agar tidak membeli Dialog. Ada juga yang sirkulasinya diboikot : Majalah habis, uang tak dapat, hehehe... kelakuan paling bego yang pernah aku lihat dalam komunitas underground di Indonesia.



Tiap Edisi Punya Kenangan Sendiri....
Ini terbitan Refleksi dan Dialog
yang sempat terselamatkan.
Refleksi versi Bijak dan versi Awal belum
jelas terlacak
sehingga tak ada dokumentasinya.


end note :

Bagaimana kabar teman-teman mantan tim Refleksi & Dialog?
Berapa tahunkah kita tak pernah bertemu lagi?
Kontributor juga begitu, bagaimana Hakim "si Rajal" Mazny dan Rofiq el-Mazny. Masih di Mesir/Malaysia/Sukabumi/Toples? :)  Plz Kontak aku


Cihideung Forest, 28 Maret 2006

Share |
tulis komentar! :: kirim ke teman!

Notify me of followup comments via e-mail.

29/3/2006 - versi awal
Posted by naufal
Moedah-moedahan gw masih nyimpen edisi perdana (awal?) yang fotocopian jelek itu kan? hehehehe




tapi gw nggak yakin? nti gw cari dulu.




MT dimana bisa di SMS?









Udah bisa mejeng utuh nich?

Permanent Link

29/3/2006 - mejeng utuh?
Posted by MT
sejak awal bikin blog, tampang MT selalu ada dong... cuma ganti pose aja... biar ga bosen, walaupun tampang gw ngebosenin hehehe....

ada blog ga? eh kalo ibunya naufal itu blognya bokin ape blog lu?

Permanent Link

30/3/2006 - ooooooo........... ternyata..........
Posted by Ibnu Haraki
Sebenarnya sejak pertama kali masuk ke blog ini ana curiga tentang siapa MT sebenarnya. Tapi setelah melihat foto-foto majalah yang antum tayangkan, barulah ana yakin kalau ternyata antum ini adalah ............. aha!



ana mau tanya, apakah saat ini antum masih punya pertalian dengan masa lalu? dengan siapa antum kontaknya? ana sempat berlangganan refleksi waktu ana masih di jogja. tapi kabar terakhir justru majalah itu dilarang untuk dibaca karena faktor pemikiran antum dan teman-teman antum yang berlawanan dengan sistem kita.



tapi bagaimanapun ana bersyukur karena bisa kenal dengan orang yang pernah ana pikirkan "mengapa antum dianggap sesat" dan terutama ana bisa tahu siapa itu Resi Palastra, yang membuat Dongeng Sebelum Bangun Tidur... itu cerita yang selalu ana tunggu setiap terbitnya refleksi/dialog (yang terakhir ana hanya sempat beli 2 edisi)



ada rencana melanjutkan refleksi dalam bentuk website/blog? kalau ada, kontak ana di aburaushan@yahoo.com


Permanent Link

Share and enjoy
  • Digg
  • del.icio.us
  • DZone
  • Netvouz
  • NewsVine
  • Reddit
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb
Creative Commons License
karya MT memiliki CC License.

Kumpulan tulisan mataharitimoer. Ada puisi, cerpen, catatan lepas, catatan terkurung, dan catatan sipil... he he he


Blogbanner MT

Langganan Update Blog MT

ini apa sih?


LINGKARAN

film yg lagi gue tungguin edarnya di jkt

JANGAN CURIGA!



[disclaimer]
Blog ini tidak untuk dibaca oleh orang/oknum yang gampang tersinggung, marah, maen tangkep, maen kepruk, maen vonis par-pir, maen grebeg, ngintel, atawe nyantet. Kalo mbaca juga, resiko sendiri dong!! Jangan bawa-bawa babe apalagi backing...powder... norak!!


antiracism
""

this Site Web search

buatan FreeFind



RSS Feeder MT
"RSS Feeder MT"

[Subscribe with : bloglines | Newsgator | My-Yahoo | Google]
RSS ntu monster apa seh?
MT on FeedBurner

lagi dibaca

friendster gue

multiply gue

multiply gue

Photo Sharing by MyPhotoAlbum.com

Tulisan MT lainnya
Click Ur Mouse!

take me to GENGGONG

wisata sepeda onta di jogja
"MAU WISATA SEPEDA ONTA?"


gabung di forum ini

Guru Dunia


KodokNgerock

merdeka.or.id

Komunitas Bersama Bangun Persahabatan

N-Friends Blog




BlogFam Community



Pesan Terakhir :-)

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x


Solidaritas untuk anak Indonesia

forum diskusi komputer & internet


tonton videoclip puisi pagi MT
Fabian Folklore MP3
is licensed under a
Creative Commons License.

Who Links 2 MT?
best friends :





referer referrer referers referrers http_referer



Satubumi Campaign


asli

Peace in Chechnya

Tibet Sovereignty and Self-Determination

freewithoutamerica

antiisrael

jumlah 1 dari 244
Pindah | Lanjut

Creative Commons License
This blog is licensed under a CC.