|
Ini lagunya Opick. Kalau kata teman-temanku yang lain, ini nasyidnya Opick. Kesaksian Diri Ciptaan : Opick, Lukman, Galuh Tak satupun orang bisa menjamin dirinya Selamat di saat ajal memanggilnya Setitik kesalahan semua akan diperhitungkan Semisai buih dosa telah kita kerjakan Setiap mata, hati, tangan, kaki, akan jadi saksi Tiada dusta diri yang tak terhakimi Luka sepi air mata tak berarti lagi Akan terlambat segala sesal di waktu nanti Allah mohon jangan hukum kami dari dosa Ampuni kami karena tak mungkin kami sanggup menahan pedih Setitik rahmah yang Kau beri lebih berarti dari segalanya Setitik ampunan-Mu kan menghapus dosa kami Karena mata, hati, tangan, kaki, akan jadi saksi Tiada dusta diri yang tak terhakimi Luka sepi air mata tak berarti lagi Akan terlambat segala sesal di waktu nanti Guitar : Lukman, Keyboard : Galuh. ![]() Pertama kali dengar lagu Opick sekaset adalah ketika aku dalam perjalanan dari Cihideung Forest menuju Jakarta. Aku menumpang Xenia sahabat yang kebetulan juga menuju Jakarta. Sepanjang perjalanan, suara kaset itu terdengar tak henti, otomatis play by side-nya jalan terus. Dari mulai tak hirau hingga menikmatinya, akhirnya aku bertanya kepada sahabatku, siapa yang nyanyi nih? Barulah aku tahu kalau itu kaset Opick. Yang kupikirkan ketika menikmati lantunan suara dan tata musik yang diarrange Opick itu adalah, terdengar suara drums, keyboard, Bass Guitar, dan Gitar string. Wah, perkembangan bagus nih, pikirku... Awalnya aku mengira kalau album Opick yang bertitel Istighfar itu adalah pemusik yang mendapatkan pengaruh dari Ahmad Dani. Beberapa lagunya membuatku mengira demikian. Mirip sekali gaya menyanyi dan pilihan nada Opick dengan Ahmad Dani yang megang Dewa. Terus, aku cuga curiga, sepertinya penggarapan album ini juga disupport oleh pemusik lagu-lagu pop/rock indonesia. Alasannya, kurasakan beda banget ketika mendengar nasyid konvensional dengan nasyid Opick ini. Tak sabar karena pikiran tentang Album Opick tersebut tetap menggantung di kepala, akhirnya aku mampir ke Toko Kaset di Citraland, Grogol. Aku beli satu, kubongkar kasetnya, dan kubaca lembaran sampul kaset tersebut. Akhirnya.... Benar juga dugaanku, nasyid Opick ini digarap dengan beberapa alat musik utama keyboard, gitar, bass, dan drum. Ada juga suara tetabuhan seperti rebana. Dan yang membuatku tersenyum adalah, dalam ucapan terima kasihnya, Opick menerangkan siapa saja orang-orang yang mendukung pembuatan albumnya tersebut. Dugaanku ternyata benar, album Opick mendapat dukungan teknis maupun experience dari musisi berpengalaman seperti, Pay, Idur, Dani, Thomas, Bongky, Gito Rollies, dan beberapa ustadz kondang. Yang terpikir kemudian, sahabatku, teman-temanku, yang NB hanya memprioritaskan nasyid sebagai hiburan, ternyata juga suka dengan karya Opick. Ini merupakan perkembangan baru buat kalangan tertentu yang sebelumnya hanya mendengarkan nasyid yang hanya diiringi alat musik gebuk macam rebana dan drum, paling banter mentog di keyboard. Bahkan beberapa teman yang anti gitar ternyata juga suka mendengarkan nasyidnya Opick ini. Ini benar-benar kemajuan, pikirku. Sambil ku tetap berharap, semoga gitar tidak lagi dianaktirikan oleh beberapa temanku yang khas itu. Dan juga semoga lagu-lagu rohani yang dibawain Gigi dalam album Raihlah Kemenangan juga bisa diterima bebas... di kalangan ikhwah. ![]() Tentang Opick (Cuplikan) from : www.e-xgeneration.com Opick, seorang penyanyi yang dianggap baru sebenarnya telah mengeluarkan lebih dari lima album. Tetapi baru di album keenamnya ini, Istighfar, ia mencetak sukses yang luar biasa melalui lagu Tombo Ati. Selain lagu Tombo Ati, ada juga lagu Alhamdulillah yang ia nyanyikan bersama seorang penyanyi cilik (Amanda)dan sekarang ini dijadikan soundtrack salah satu sinetron islami di televise. Tak hanya itu, Opick juga berkolaborasi dengan musisi kawakan Gito Rollies dan seorang da’i muda yang cukup populer belakangan ini, Jefri Al Buchori. Lagu- lagu dalam album Istighfar ini dikemas sangat easy listening, tidak terlalu berat. Tetapi makna rohaninya sangat terasa kentalkarena Opick banyak memasukkan kalimat- kalimat dari Al- Qur’an sebagai liriknya from www.fajar.co.id WAJAR saja jika di tengah gemuruh kepopulerannya, orang berbondong-bondong ingin menyaksikan dan menikmati secara langsung penampilan Opick yang biasanya hanya mereka lihat dan dengarkan lewat kaset, CD, atau televisi. Tak ayal, penampilannya kali ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Makassar. Menurut pengakuan Opick dari setengah juta album "Istighfar"-nya yang terjual, Makassar memiliki penjualan paling bagus. Terbukti, Mal Ratu Indah, Minggu 30 Oktober dibuat membeluduk oleh penggemar Opick yang ingin menyaksikan peraih double platinum ini beraksi. Dan surprise bagi penonton, jika banyak penyanyi menempatkan lagu populernya di akhir acara. Opick justru sebaliknya, ternyata lagu "Tombo Ati" menjadi pembuka konsernya. Tepuk riuh pun menderu dari penonton, begitu Opick menembangkan intronya. Sejenak, mereka hening menyimak dengan baik setiap bait yang dilantunkannya. Tepuk tangan kembali terdengar, begitu Opick angkat suara. Begitulah suasana yang kerap terjadi ketika pemuda ini mulai bernyanyi. "Biasanya lagu itu baru enak didengar ketika masuk reffnya. Tetapi lagu Opick, diintronya saja sudah enak. Dari mana sih dapat inspirasi kayak gitu," ujar ibu Erna pada sesi siraman rohani "Menuju Kemenangan" kepada Opick yang juga didampingi ustad Sentot. Diapun menceritakan singkat perjalanan karirnya. "Saya dulu anak band rock n roll, kadang-kadang main hardcore," buka Opick yang disambut riuh anak-anak muda. Suatu ketika seorang sahabat menawarinya lagu "Tombo Ati" (Obat Hati). Awalnya ia merasa tidak layak, tapi akhirnya ia pun memberanikan diri. "Lagu itu lagu para wali, Sunan Bonang. Kemudian nadanya diubah dan alhamdulillah bisa diterima," tambahnya yang merasa mendapat hidayah dari Allah. Opick yang baru saja dikarunia anak perempuan, enam hari lalu ini telah mengeluarkan tujuh album. "Album pertama dicekal, kedua kurang berhasil, ketiga kurang laku, keempat tidak laku, kelima anggota band banyak ditangkap, keenam alhamdulillah diajak ustad Arifin Ilham, dan ketujuh adalah Istighfar," sebutnya. "Yaa Robbana" yang dinyanyikannya bersama ustad Jefri al- Buchori di album "Istighfar", kemudian ia nyanyikan selanjutnya. Selain itu Opick juga membawakan lagu "Bila Waktu Telah Berakhir" dan "Alhamdulillah" yang merupakan soundtrack sinetron "Anakku Bukan Anakku". (Dewi Puspita) from www.astaga.com Setelah 15 tahun bergelut di dunia musik dan membuat sampai 7 album, baru pada album religius inilah Opick populer. Selain berkolaborasi dengan Bang Gito Rollier, Awnur Rofiq lil Firdaus (nama asli Opick) ini juga berkolaborasi dengan Pay dan Bongky� BIP. from dinnykaa.blog.com opick dulu temen saya ngeband di sma, long time ago di jember...dia tuh memang selalu beda sendiri, gondrong,agak2 kucel, tapi all in all dia temen yang baik...bertaun2 ga kedengeran kabarnya, samar2 aja dan sekarang alhamdulillah dia telah sesukses ini....juga baru dengerin album istighfar, pengin nangis pas dengernya.....this is the guy yang ngelewatin malam2 masa muda dulu di kamarku, genjrang genjreng ngarang lagu.....duh, what a nostalgic feelings (sebuah komentar) from republika.co.id Meski religius namun penggarapan musik dalam album ini dilakukanLayaknya lagu-lagu pop, musik pengiring lagu menggunakan instrumen Meski besar di lingkungan pesantren, namun Setelah nyaris dikandangkan karena albumnya tak laku, Opick yang sempat frustasi mendapat tawaran mengisi suara di album Tausyiah Dzikir dan Nasyid. Siapa sangka, setelah diaransemen ulang, lagu ini justru meledak di pasaran. Bahkan tahun lalu, lagu ini juga menjadi themesong Ramadhan di RCTI. Sukses dengan lagu ini, pada awal Juni 2005, Opick kembali merilis album religiusnya bertajuk Istighfar. Album ini berisi sepuluh lagu, sembilan di antaranya merupakan lagu baru sementara satu lagu lainnya adalah lagu Tombo Ati. Dengan sangat modern tanpa harus kehilangan roh religinya. Bahkan dari |
| tulis komentar! :: kirim ke teman! |
| kaset opick gratisan? tak ada tuh. mendingan beli, cuma 19 rebu. tapi kalo mp3 nya banyak kali. cari aja di mall |
Permanent Link |









































Permanent Link