1/5/2006
-
Khasiat Air Embun Pohon Pisang
|
Anak ketigaku Rastan Lintang Wairagya sudah berusia 1 tahun. Tapi hingga tulisan ini dibuat, sedikit sekali rambut yang tumbuh di kepalanya. Tidak seperti anak-anak lain yang sejak lahir bahkan ada yang gondrong. Teman-teman istriku ada yang menyarankan agar kepala anakku diberi obat ini dan itu, ramuan ini dan entuh, dll. Tak satupun yang dikerjakan hingga tetanggaku menyarankan agar memakai embun. Kata Pak Iwan/Bu Yani, embun yang ada di kedebong pohon pisang dapat membantu mempercepat pertumbuhan rambut. Kebetulan pohon pisang di depan rumah kami sudah layak tebang. Lumayan, buahnya bisa dibagi-bagikan ke teman-teman lainnya di Cihideung Forest ini. Nah, batang/kedebong pisang yang masih menancap di tanah ditebang lalu dibuat lubang penampungan embun. Setelah itu ditutup dengan daun pisang agar tak kehujanan. Tinggalkan semalaman. ![]() Paginya, aku lihat kedebong pisang itu sudah penuh dengan embun. Kuambil embun itu lalu kubasuhkan ke kepala Rastan. Hm... dia senang sekali karena menjadi segar. Apakah rambut Rastan kini makin cepat pertumbuhannya? Tak tahu, emang gw pikirin. Lha wong yang kami lakukan cuma eksperimen dari petuah nenek moyang saja koq. Jadi tak perlu menuntut pembuktian. ![]() ![]() Bagiku benar atau tidaknya petuah nenek moyang itu perlu diuji coba. Namun jika tak terbukti kebenarannya, ya nggak usah marah. Yang namanya petuah orang tua itu tidak selalu menjadi kebenaran. Hal ini juga berlaku terhadap kepemimpinan. Apa yang yang dinyatakan oleh pimpinan negeri bukanlah kebenaran absolut. Kita harus berani menguji kebenarannya. Jangan asal percaya saja, juga jangan asal nolak terus. Pembuktian adalah cara terbaik untuk menyelesaikan perdebatan. Tetapi harus tetap menjaga etika, jangan marah-marah, sebab marah itu membuang energi sia-sia, capek! Apalagi bertindak anarkis. Apapun yang terjadi, terbukti atau tidak, salah atau benar, menang atau kalah, harus diakhiri dengan senyum, sebab senyum adalah lengkungan yang dapat meluruskan segalanya... [hehehe.. rasanya nyasar nih pembahasan]Cihideung Forest, 1 Mei 2006 |
| tulis komentar! :: kirim ke teman! |
Share and enjoy



[hehehe.. rasanya nyasar nih pembahasan]





































