4/5/2006 - Mualaf Sebentar
Posted in Unspecified




Ini bukan asli tulisan saya, tapi sebuah penulisan ulang dari karya penulis dan  pemikir muslim,
Murtadha Muthahhari dalam bukunya The Narrative of Veracious.
Versi bahasa Indonesia diterbitkan oleh Penerbit Pustaka IIMAN pada Oktober 2004 dengan judul The Best Chicken Soup, Persembahan Nabi dan Keluarganya.

Buku tersebut berisi kisah-kisah sederhana tentang kehidupan muslim. Banyak hikmah yang bisa kita ambil dari cerita yang dikemas dengan baik oleh sang penulis. Karena isinya yang simpel namun mendalam itu, UNESCO PBB memberikan penghargaan kepada penulisnya.

Ini salah satu kisah dalam buku tersebut :





Ada dua orang yang bertetangga, seorang Muslim dan satunya Kristen. Mereka
senang bercengkrama tentang peri kehidupan dalam kacamata Islam. Si Muslim yang saleh dan taat, menggambarkan Islam dengan baik kepada tetangganya sehingga si Kristen itu taslim, bersedia masuk Islam.

Malam harinya, sang Mualaf (orang Kristen yang baru masuk Islam) mendengar
ketukan pintu. Ketika pintu dibuka, ternyata saudaranya yang Muslim itulah yang datang.

"Ada perlu apa tengah malam gini?" tanya Mualaf.

"Cepat deh berwudhu dan kenakan pakaianmu. Kita shalat malam di masjid, yuk!"
Untuk pertama kali dalam hidupnya, Mualaf berwudhu dan mengikuti tetangganya
ke masjid. Itu merupakan waktu yang tepat untuk shalat malam. Shalatlah mereka berdua hingga dini hari dan menjelang shubuh. Merekapun sekalian menunaikan shalat shubuh yang dilanjutkan dengan dzikir dan doa hingga cahaya matahari timur mulai mengintip. Sang Mualaf beranjak hendak kembali pulang ke rumahnya.
"Kamu mau kemana?" tanya tetangganya yang Muslim duluan.

"Aku mau pulang, sejak shubuh kita belum melakukan apa-apa!"

"Tunggu saja sebentar, isi waktu ini dengan kegiatan berharga. Dzikirlah hingga matahari terang."

"Baiklah," jawab Mualaf, ia kembali duduk di sebelah tetangganya, ikut berdzikir hingga siang hari. Ketika ia hendak beranjak pulang karena telah siang, temannya memberikan Al-Qur;an dan berkata, "Sibukkanlah dirimu dengan membaca ayat-ayat Qur'an hingga matahari meninggi. Aku sarankan kamu juga berpuasa hari ini. Tahu nggak, orang yang berpuasa itu mendapat pahala yang besar dari Allah!"

Hari menjelang siang, teman si mualaf kembali berkata, "Tunggu, jangan pulang dulu. Ini hampir tengah hari, saatnya shalat dzuhur." Selesai shalat dzuhur, temannya yang Muslim duluan itu berpesan kepada Mualaf, "Sangat disarankan untuk shalat tepat waktu, jadi kita tunggu saja waktu shalat ashar datang, dan kita shalat berjamaah lagi di sini!" Selesai shalat ashar, sang Muslim ini berpesan lagi, "ini sudah senja," ia kembali menahan Mualaf yang kepingin pulang untuk berbuka puasa. Tapi akhirnya Mualaf ini menurut untuk shalat maghrib di masjid, setelah itu baru ia berniat pulang.

"Tinggal satu shalat lagi hari ini, shalat Isya."

Si Mualaf patuh. Ia menunggu sekitar satu jam untuk shalat Isya. Barulah setelah selesai shalat Isya, ia bisa kembali ke rumahnya. Pada tengah malam. Datang lagi si Muslim mengetuk pintu rumah sang Mualaf dengan ajakan yang sama. Tapi kali ini sang Mualaf bilang, "Semenjak pulang dari masjid tadi, aku tidak lagi tertarik mengikuti agamamu. Pergi dan carilah orang lain yang tidak punya pekerjaan, tak punya keluarga, ajak saja mereka untuk menghabiskan waktu di masjid. Aku ini
orang miskin dan punya istri dan anak-anak. Aku harus bekerja untuk menafkahi keluargaku."

Seorang muslim yang taat dan disiplin itu telah membuat teman Kristennya masuk Islam, namun ia pula yang membuatnya murtad. Mestinya ia dapat mengukur kekuatan dan kemampuan orang dan memperlakukan mereka dengan bijaksana sehingga tak lari dari Islam. Janganlah mengajak orang dengan cara keras, penuh penekanan, dan kaku. Muslim mesti bisa berperilaku dan bersikap dengan kelembutan, pengertian, persaudaraan, dan penundukan hati.

Share |
tulis komentar! :: kirim ke teman!

Notify me of followup comments via e-mail.

Share and enjoy
  • Digg
  • del.icio.us
  • DZone
  • Netvouz
  • NewsVine
  • Reddit
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb
Creative Commons License
karya MT memiliki CC License.

Kumpulan tulisan mataharitimoer. Ada puisi, cerpen, catatan lepas, catatan terkurung, dan catatan sipil... he he he


Blogbanner MT

Langganan Update Blog MT

ini apa sih?


LINGKARAN

film yg lagi gue tungguin edarnya di jkt

JANGAN CURIGA!



[disclaimer]
Blog ini tidak untuk dibaca oleh orang/oknum yang gampang tersinggung, marah, maen tangkep, maen kepruk, maen vonis par-pir, maen grebeg, ngintel, atawe nyantet. Kalo mbaca juga, resiko sendiri dong!! Jangan bawa-bawa babe apalagi backing...powder... norak!!


antiracism
""

this Site Web search

buatan FreeFind



RSS Feeder MT
"RSS Feeder MT"

[Subscribe with : bloglines | Newsgator | My-Yahoo | Google]
RSS ntu monster apa seh?
MT on FeedBurner

lagi dibaca

friendster gue

multiply gue

multiply gue

Photo Sharing by MyPhotoAlbum.com

Tulisan MT lainnya
Click Ur Mouse!

take me to GENGGONG

wisata sepeda onta di jogja
"MAU WISATA SEPEDA ONTA?"


gabung di forum ini

Guru Dunia


KodokNgerock

merdeka.or.id

Komunitas Bersama Bangun Persahabatan

N-Friends Blog




BlogFam Community



Pesan Terakhir :-)

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x


Solidaritas untuk anak Indonesia

forum diskusi komputer & internet


tonton videoclip puisi pagi MT
Fabian Folklore MP3
is licensed under a
Creative Commons License.

Who Links 2 MT?
best friends :





referer referrer referers referrers http_referer



Satubumi Campaign


asli

Peace in Chechnya

Tibet Sovereignty and Self-Determination

freewithoutamerica

antiisrael

jumlah 1 dari 244
Pindah | Lanjut

Creative Commons License
This blog is licensed under a CC.