10/5/2006
-
Kabur? Jangan Bingung!
![]() Teman saya bingung, kenapa narapidana yang sudah jelas mau dieksekusi itu bisa kabur dari penjara. Kenapa bingung? tanggapku. Kalau kita mengerti tata cara hidup dalam penjara, tak perlu bingung. Setiap orang yang dipenjara itu hanya punya satu impian : KABUR! Ingat, bagaimana Papillon berusaha kabur walau sering tertangkap. Tokoh dalam novelnya Henri Charriere itu adalah salah satu contoh dari sekian banyak novel tentang kehidupan penjara. Dalam penjara, ada suatu aturan main yang tidak tertulis agar narapidana bisa mendapatkan kehidupan yang diinginkan. Mereka bisa menjadi raja bagi kalangannya sendiri. Mereka bisa menjadi cukong bagi para sipir bego yang hanya mementingkan "penghasilan" di luar gaji. Bahkan seorang napi yang sudah menjalin hubungan baik dengan penguasa resmi penjara, bisa bebas berkeliaran di malam hari untuk memenuhi hajat hidupnya. Pram, dalam novelnya, Mereka yang Dilumpuhkan, juga mengisahkan tentang kehidupan di penjara. Dari buku-buku maupun film tentang kehidupan di penjara, seperti The Sleepers, sebenarnya kita bisa melihat bagaimana "kewajaran" pola hubungan dalam penjara. Saya bilang wajar, karena memang antara penguasa, penjaga, dan yang dijaga memiliki kesepakatan tak tertulis tentang bagaimana "mengatur" tata hidup dunia mereka. Jadi tak usah bingung kenapa napi bisa kabur! Karena kaburnya napi itu sudah merupakan cita-cita mereka. Apalagi manakala mereka hidup dalam penjara yang para sipirnya juga kabur dalam memahami tugas, kepala penjaranya juga kabur dalam memahami job description, aturan hukum juga kabur dipahami, para ahli hukum juga pandai mengaburkan interpretasi. Jadi... kabur semuanya! Jangan tanya ken... apa! |
| tulis komentar! :: kirim ke teman! |










































Salam solidaritasKEBERSAMAAN!
Permanent Link