4/6/2006 - Menyikapi Musibah
Posted in Unspecified


Photobucket - Video and Image Hosting

Musibah adalah sesuatu yang terjadi dari luar diri kita. Musibah bukan pilihan hidup, tetapi penderitaan dan kebahagiaan itulah pilihan. Ada orang yang mendapat musibah, lalu ia menjadikan musibah tersebut sebagai penderitaan. Tapi ada juga yang dengan musibah, tetap bisa merasakan kebahagiaan.

Kematian pasangan hidup, misalnya suami yang ditinggalkan istri, bisa jadi itu adalah penderitaan baginya. Tetapi bagi suami yang lain, merupakan kebahagiaan karena ia bisa kawin lagi, walau air matanya berlinang. Air mata buaya! Kehilangan seorang atasan bagi si Bejo merupakan penderitaan, tetapi tidak bagi si Udin. Sebab dia memang tidak suka dengan atasannya itu. Dari sini bisa dipahami bahwa musibah adalah sesuatu yang memang datang dari luar diri kita, sedangkan kebahagiaan dan penderitaan adalah sesuatu yang muncul dari dalam diri kita sendiri, subyektif, tergantung bagaimana kita menata perasaan. Tergantung bagaimana kita menyikapi musibah tersebut.

Sikap orang dalam menyikapi musibah berbeda-beda. Tergantung dari pemahaman, pengalaman, dan kepasrahan. Pemahaman akan musibah sebagai fase hidup, membuat seseorang dapat menerima musibah apa adanya, tidak berlebihan dalam menentukan sikap maupun pernyataan. Musibah yang dialami dipahami sebagai bagian dari ujian atas pilihan hidupnya. Musibah datang, tak lepas dari Kuasa Tuhan.

Ada juga yang memahami musibah sebagai hukuman. Apa yang terjadi padanya dianggap sebagai tebusan atas kesalahannya, walau entah apa kesalahannya. Musibah adalah kutukan bagi mereka yang pantas mendapatkan kutukan.

Bagi orang yang menjadikan hidupnya sebagai pengalaman (baca: hikmah) menganggap musibah yang dialami sebagai sebuah momentum yang memang harus dijalaninya. Mereka yang pandai mengambil hikmah dari setiap momen kehidupannya, tak akan merana dengan datangnya musibah. Bahkan musibah yang dialaminya dianggapnya sebagai ujian dalam menjalin cinta terhadap Tuhannya.

Lalu bagaimana agar musibah menjadi kebahagiaan? Jawabannya hanyalah kesabaran dan kepasrahan (tawakal). Sabar menjadikan orang yang mendapat musibah mendapatkan kemuliaan di sisi Tuhan.

Ada yang berpikir, orang yang baik justru sering ditempa musibah. Orang yang jahat cenderung lebih jarang dapat musibah. Seorang ustadz yang setiap hari melakukan syi’ar agama, sering mendapatkan musibah, kehilangan anak, kehilangan istri, kehilangan penghasilan, kehilangan sandal, dan lain-lain. Tetapi seorang koruptor, selalu hidup bergelimang harta, bisa melakukan apa saja karena uang, dan selalu mendapatkan prioritas untuk kebutuhan hidupnya. Orang yang kurang sabar dan tawakal, akan menganggap bahwa Tuhan sangat tidak adil. Mengapa sang ustadz kerap mendapat musibah sedangkan koruptor tidak. Bahkan tidak jarang ada yang protes kepada Tuhannya.

Musibah yang dialami oleh ustadz ternyata tidak membuat hidupnya menderita. Walaupun ia masuk penjara, tetapi kemerdekaan hati selalu membebaskannya dari penderitaan. Berbeda dengan sang koruptor, walaupun ia bebas dan tidak masuk penjara, tetapi penjara yang masuk ke dalam hatinya. Ia selalu dikejar-kejar oleh ketakutan, ia selalu mencari pembenaran (bukan kebenaran) agar tak masuk penjara.

Pernah seorang muslim merasakan penderitaan ketika sandalnya hilang di masjid. Apalagi itu adalah sandal baru yang dibelinya dari usahanya sendiri. Ia pulang dari masjid dengan telanjang kaki. Mukanya cemberut. Di perjalanan ia bertemu dengan seorang pincang karena kehilangan kakinya, yang menyapanya dengan senyum. Sang muslim itu akhirnya dapat membebaskan dirinya dari penderitaan. Ia berpikir, orang yang kehilangan kakinya saja masih bisa tersenyum untuk dunia, mengapa ia merasa menderita hanya karena kehilangan sandal? Maka iapun mulai bersabar dengan menyadari bahwa apa yang dimilikinya di dunia itu bersifat sementara.

Lalu bagaimana agar kita bisa selalu sabar dalam menerima musibah? Saya merasa berat untuk membahas hingga hal ini. Saya sarankan untuk mencari jawaban dari guru sabar saya, yaitu Oeban dan Isnain. Silahkan berkirim imel padanya atau kunjungi blognya!


Share |
tulis komentar! :: kirim ke teman!

Notify me of followup comments via e-mail.

4/6/2006 - Tanggapan...
Posted by AL KIFAH
Sungguh ironis. Acapkali orang beretorika seperti apa sebenarnya kesabaran itu. Namun sayang, kebanyakan pula dari mereka yang tidak mengerti bahwa sabar itu justru teruji saat pukulan pertama. Bersabarlah wahai Saudaraku… petiklah berjuta hikmah dalam menapaki peran menuju cerdas dan takwa sekalipun di balik kehendak-Nya yang tak terduga… Tanpa sikap bijak itu, tentu apa yang selama ini kita kehendaki hanya akan menjadi harapan tanpa kenyataan. Dan yakinlah Saudaraku, tantangan itu akan menempa diri kita tuk semakin tangguh layaknya pejuang. Untuk itu, lakukanlah yang terbaik dan jangan pernah apatis terhadap kenyataan. Karena Allah swt adalah Maha Penyayang…!



*Mas MT, komentar ini potongan kalimat dalam salah satu postingan saya.. :)

Permanent Link

Share and enjoy
  • Digg
  • del.icio.us
  • DZone
  • Netvouz
  • NewsVine
  • Reddit
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb
Creative Commons License
karya MT memiliki CC License.

Kumpulan tulisan mataharitimoer. Ada puisi, cerpen, catatan lepas, catatan terkurung, dan catatan sipil... he he he


Blogbanner MT

Langganan Update Blog MT

ini apa sih?


LINGKARAN

film yg lagi gue tungguin edarnya di jkt

JANGAN CURIGA!



[disclaimer]
Blog ini tidak untuk dibaca oleh orang/oknum yang gampang tersinggung, marah, maen tangkep, maen kepruk, maen vonis par-pir, maen grebeg, ngintel, atawe nyantet. Kalo mbaca juga, resiko sendiri dong!! Jangan bawa-bawa babe apalagi backing...powder... norak!!


antiracism
""

this Site Web search

buatan FreeFind



RSS Feeder MT
"RSS Feeder MT"

[Subscribe with : bloglines | Newsgator | My-Yahoo | Google]
RSS ntu monster apa seh?
MT on FeedBurner

lagi dibaca

friendster gue

multiply gue

multiply gue

Photo Sharing by MyPhotoAlbum.com

Tulisan MT lainnya
Click Ur Mouse!

take me to GENGGONG

wisata sepeda onta di jogja
"MAU WISATA SEPEDA ONTA?"


gabung di forum ini

Guru Dunia


KodokNgerock

merdeka.or.id

Komunitas Bersama Bangun Persahabatan

N-Friends Blog




BlogFam Community



Pesan Terakhir :-)

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x


Solidaritas untuk anak Indonesia

forum diskusi komputer & internet


tonton videoclip puisi pagi MT
Fabian Folklore MP3
is licensed under a
Creative Commons License.

Who Links 2 MT?
best friends :





referer referrer referers referrers http_referer



Satubumi Campaign


asli

Peace in Chechnya

Tibet Sovereignty and Self-Determination

freewithoutamerica

antiisrael

jumlah 1 dari 244
Pindah | Lanjut

Creative Commons License
This blog is licensed under a CC.