4/6/2006 - Kenikmatan yang Hilang
Posted in Unspecified


Photobucket - Video and Image Hosting

Sebuah Tulisan Bete dari CR

Terkadang kita dibuat suntuk oleh sesuatu yang sebenarnya kita sukai. Apalagi kalau yang kita sukai udah ngejar-ngejar kita dengan pola dan kecepatan yang monoton. Ambil contoh, misalnya, MT atau NQ yang hobinya “ngoprek” komputer. Boleh dikata buat mereka berdua, nggak apa-apa gak makan seharian, atau gak ketemu orang-orang tercinta untuk waktu yang lama (NQ orang-orang tercinta siapa ya, kalo dulu ada cecep, sekarang [setelah cecep dikawinin] siapa ya ..... MT kasih tahu dong!), asal bisa ketemu sama komputer, itu udah cukup menenangkan situasi psikologis mereka. (mereka berdua kalo sudah di depan komputer sampe lupa makan ). Itu karena kegiatan “ngoprek” mereka dilandasi hobi.


Tetapi aku berani bertaruh bahwa kegiatan “ngoprek” komputer itu tidak selalu menyenangkan, apalgi exciting, jika MT dan NQ bekerja di sebuah perusahaan komputer. Karena apa? (cuek aza hehehehehe). Disadari atau tidak, telah terjadi transformasi psikologis dari kegiatan yang didasari hobi, tak terikat target, dan deadline, dan tentu saja sarat dengan unsur fun, menjadi kegiatan yang didasari kewajiban, terikat target, dan bersifat rutin. Jika sudah seperti ini, exciting menjadi barang yang sangat mahal.


Atas dasar asumsi tersebut, ada seorang teman yang berseloroh: “Kalo lo mau shalat yang khusu, jangan anggap ia sebagai kewajiban, tapi kerjakan sebagai hobi. Seloroh temanku itu serta merta aku timpali. “Kalo sebagai hobi, berarti bisa dikerjakan kapan aza dong tergantung mood, trus frekuensinya juga suka-suka kita dong!” Itulah repotnya. Kegiatan yang didasari hobi mengandaikan ketakterikatan pada waktu yang terjadwal. Penggerak utamanya adalah mood dan kesukaan. Sedangkan kewajiban mengandaikan keterikatan pada waktu dan target. Mood dan kesukaan pun terkadang harus dipersetankan. So, suka atau tidak suka, sebuah kewajiban tetap harus dilakukan jika waktunya sudah tiba atau deadline datang menggencet. Tidak jarang, kegiatan yang sebenarnya sangat kita
sukai itu, karena sudah menjadi pekerjaan dan rutinitas, kita lakukan
dengan TERPAKSA!!!


Situasi semacam inilah yang sedang aku alami sekarang. Sejak SMP, di samping mancing, hobiku adalah membaca. Membaca apa saja; fiksi dan nonfiksi; bacaan suci sampai bacaan jorok; buku-buku berat dan serius sampai buku-buku ringan dan menghibur. Singkat kata, tak ada hari yang terlewat tanpa membaca. Ada kenikmatan yang tak bisa ditukar dengan apa pun ketika sedang membaca. (Itulah sebabnya aku sering dimarahi orang tua, terutama enyak, karena sering lalai mengerjakan pekerjaan rumah.)

Kenikmatan dalam membaca ini terus berlangsung hingga tahun 2003, tepatnya satu tahun setelah aku bekerja sebagai editor di sebuah penerbitan besar di Bandung. Setelah satu tahun bekerja sebagai editor, di mana kegiatan membaca menjadi pekerjaan, aku mulai kehilangan keasyikan dalam membaca, dan ini mencapai puncaknya ketika pada suatu ketika aku begitu muak melihat teks. Aku baru sadar bahwa telah terjadi pergeseran makna membaca dalam diriku. Hingga saat ini, membaca masih terus aku lakukan, karena itulah pekerjaan dan mata pencarianku sekarang ini. Tetapi kenikmatan itu ............... belum bisa kutemukan lagi!!


ini salah satu contoh nikmat membaca (mt)

Kalau sudah begini aku jadi ngiri sama Iwan Fals yang bisa bilang:

Sesuatu yang hilang
Sudah kita temukan
Walau mimpi ternyata
Kata hati nyatanya


(
Bener nggak Te, liriknya?)



Ciputat, 1 Juni 2006

Masih CR (Coople Ramadhan)

Share |
tulis komentar! :: kirim ke teman!

Notify me of followup comments via e-mail.

4/6/2006 - Untitled Comment
Posted by hiking
aku programmer, dan aku bekerja, tapi tetep fun

Permanent Link

5/6/2006 - biar gak bosen
Posted by naufal
Ple, biar lu kagak bosen gw saranin disamping lu baca buku lu juga mesti ngebantuin Enyak lu dengan cepat jangan nunggu diomelin.



Gimana kabarnya?




Permanent Link

Share and enjoy
  • Digg
  • del.icio.us
  • DZone
  • Netvouz
  • NewsVine
  • Reddit
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb
Creative Commons License
karya MT memiliki CC License.

Kumpulan tulisan mataharitimoer. Ada puisi, cerpen, catatan lepas, catatan terkurung, dan catatan sipil... he he he


Blogbanner MT

Langganan Update Blog MT

ini apa sih?


LINGKARAN

film yg lagi gue tungguin edarnya di jkt

JANGAN CURIGA!



[disclaimer]
Blog ini tidak untuk dibaca oleh orang/oknum yang gampang tersinggung, marah, maen tangkep, maen kepruk, maen vonis par-pir, maen grebeg, ngintel, atawe nyantet. Kalo mbaca juga, resiko sendiri dong!! Jangan bawa-bawa babe apalagi backing...powder... norak!!


antiracism
""

this Site Web search

buatan FreeFind



RSS Feeder MT
"RSS Feeder MT"

[Subscribe with : bloglines | Newsgator | My-Yahoo | Google]
RSS ntu monster apa seh?
MT on FeedBurner

lagi dibaca

friendster gue

multiply gue

multiply gue

Photo Sharing by MyPhotoAlbum.com

Tulisan MT lainnya
Click Ur Mouse!

take me to GENGGONG

wisata sepeda onta di jogja
"MAU WISATA SEPEDA ONTA?"


gabung di forum ini

Guru Dunia


KodokNgerock

merdeka.or.id

Komunitas Bersama Bangun Persahabatan

N-Friends Blog




BlogFam Community



Pesan Terakhir :-)

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x


Solidaritas untuk anak Indonesia

forum diskusi komputer & internet


tonton videoclip puisi pagi MT
Fabian Folklore MP3
is licensed under a
Creative Commons License.

Who Links 2 MT?
best friends :





referer referrer referers referrers http_referer



Satubumi Campaign


asli

Peace in Chechnya

Tibet Sovereignty and Self-Determination

freewithoutamerica

antiisrael

jumlah 1 dari 244
Pindah | Lanjut

Creative Commons License
This blog is licensed under a CC.