16/2/2006 - artikel dari fana-insight
Posted in Referensi


MERASA LEBIH


Saya teringat tulisan MT mengenai "obat atau selembar resep". Tulisannya menyoroti perilaku orang-orang yang ingin memperoleh "kesembuhan" jiwa, tetapi tak kunjung juga mencapai kesembuhan. Meskipun mereka "giat" melakukan riyadhah, tetapi tetap saja tutur dan perbuatan mereka memperlihatkan gejala hati yang sakit. Dengan kalimat yang berbeda, aktivitas fisik, lisan dan akal dalam praktek riyadhah, belum juga ditorehkan ke dalam hati dan menjadi darah dan daging. Menurut MT, penyebabnya adalah, mereka memperlakukan riyadhah tak ubahnya seperti mengumpulkan resp semata tanpa meminum obatnya sesuai dengan dosis yang diberikan bagi kesembuhannya. Atau, yang mereka lakukan adalah "mengunyah" lembaran resp yang diberikan dokter dan bukan minum obat yang dirujuk dalam resp tersebut. (Kalau soal mengunyah lembaran koran, MT punya pengalaman yang menarik ) Akibatnya atau hasilnya dapat diperkirakan.


Dalam kaitannya dengan riyadhah di atas, saya hanya ingin menyoroti salah satu penyakit hati, yang secara sadar maupun tidak, kita biarkan hidup subur dalam hati kita. Padahal penyakit yang satu ini merupakan hijab paling tebal yang menghalangi kita untuk sampai kepada Allah. Penyakit yang saya maksud adalah ujub, atau bangga akan diri, atau boleh juga kita sebut sombong. Saya cenderung mengartikannya dengan "merasa lebih" dari yang lain. Sebagai contoh, kalau kita merasa diri kita lebih bersih; lebih mengerti; lebih banyak amalnya; dan karena itu, kita meremehkan; memandang dengan sebelah mata; tidak perlu mendengar nasihat atau pendapat orang lain, maka itu adalah tanda-tanda positif kita terjangkiti penyakit ujub. Penyakit ini tak ubahnya seperti ular piton yang membelit tubuh kita, membunuh kita dengan perlahan-lahan dengan cara semakin mengeraskan belitannya, membuat kita sulit bernafas, kemudian meremukkan tulang-tulang kita, menelan tubuh kita bulat-bulat, baru kemudian menghancurkannya dengan asam dalam lambung. Sebuah proses kematian yang perlahan tapi pasti.

Berbeda dengan ular berbisa, jika kita terkena bisa ular karena gigitannya, kita masih bisa diobati dengan menyuntikkan penawarnya. Tetapi tidak ada obat penawar untuk melepaskan belitan ular, kecuali dengan membunuh ular tersebut. Kita harus memotong bagian demi bagian tubuh dimulai dari leher ular tersebut. Kemudian kita harus memisahkan bagian demi bagian tubuh ular tersebut agar jangan sampai tersambung kembali. Baru kita dapat terbebas dari kematian yang melelahkan. Dengan demikian kita juga harus membunuh rasa ujub yang ada di hati kita sedemikian rupa dan jangan membiarkannya tersambung kembali, dan membelit hati kita.



Pelajaran paling berharga bagi kita adalah, pengajaran yang diberikan Allah melalui kitab-Nya, dimana Dia menunjukkan kepada kita gambaran keadaan dan akibat ujubnya iblis. Sebelumnya Iblis adalah mahluk ciptaan yang begitu tekunnya berdzikir dan memuji Allah, sebagaimana malaikat. Bahkan sebagaimana malaikat, iblis pun termasuk mahluk yang mencapai maqam makrifat kepada Allah. Tetapi begitu ia menolak untuk "sujud" kepada manusia, karena menganggap dirinya lebih baik dari manusia dan dibalik itu menyangsikan ilmu Allah yang menyatakan "kelebihan" manusia dari pada dirinya bahkan dari malaikat sekalipun, jatuhlah ia ke dalam kehinaan. Jadi dengan demikian, meskipun kita telah memenuhi waktu kita dengan ketaatan dan pelaksanaan ibadah sunah untuk mendekatkan diri kepada Allah, malam yang tinggal sedikit kita habiskan dengan munajat dan dzikir kepada-Nya, hingga kening kita hitam mengorang, semua itu tidak akan dapat menghantarkan kita untuk sampai kepada Allah selama ujub masih melekat di hati kita. Nabi saw. bersabda, "Tidak akan masuk surga seseorang yang dalam hatinya ada perasaan sombong, meskipun hanya sekecil biji sawi".

Teman saya MT, sesungguhnya bagaikan sebuah cermin yang bukan sekedar merefleksikan segala sesuatu yang ada dalam dirinya dan juga yang ada di sekitarnya secara visual, tetapi dia juga memancarkan sinyal-sinyal peringatan berfrekuensi tinggi kepada segala sesuatu tersebut yang menurut nuraninya mengalami bias bahkan ketertipuan. Selanjutnya bergantung bagaimana kita "membaca" sinyal tersebut. Kalau dari awal kita salah membaca, keliru menangkap motif yang berada di balik semua itu, maka selanjutnya semua penafsiran kita yang ditarik dari hasil membaca sinyal tersebut, ya keliru juga. Ada orang bijak yang mengatakan, "Tidak sulit untuk mengenal Tuhan, yang sulit adalah mengenal diri sendiri".

Komentar MT : kalo soal makan lembaran koran... jadi malu kalo inget hari penuh "kelaparan" dulu...
Share |

Comments ( 0 ) :: Post A Comment! :: Permanent Link


Share and enjoy
  • Digg
  • del.icio.us
  • DZone
  • Netvouz
  • NewsVine
  • Reddit
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb
17/1/2006 - LOWONGAN DI LEUSER INTERNATIONAL
Posted in Referensi


Opportunities

 

The Leuser International Foundation (LIF) is embarking on a 4.5 year project funded by the Multi Donor Fund to help integrate environment and forest protection into the recovery and future development of Aceh. To help implement this important project, the LIF is seeking energetic, competent and dedicated people to fill several key positions:

 

1.        Project Leader

·          Tertiary qualifications in management or related discipline

·          At least 10 years in project management with experience in conservation a useful asset

·          Based in Banda Aceh

 

2.        Ecosystem Manager

·          At least 5 years in conservation management

·          Proven success record in dealing with difficult conservation challenges

·          Tertiary qualifications in conservation or related discipline.

·          Based in Banda Aceh

 

3.        Planning Manager

·          At least 10 years experience in Indonesian spatial and/or development planning

·          Verifiable knowledge of national and provincial regulations

·          Familiarity with remote sensing techniques an asset

·          Based in Banda Aceh

 

4.        Administration and Finance Manager

·          Has tertiary qualification in the fields of finance

·          Proven experience in Administration and Financial Management

·          Working knowledge of English

·          Based in Medan

 

5.        Senior Accountant

·          Min. S1 from a reputable university, majoring in accounting

·          Particular experience in accounting and auditing

·          Min. 3 years relevant work experience with commercial and NGO organisations.

·          Based in Medan

 

6.        Internal Auditor

·          Minimum of undergraduate degree in relevant finance, accounting or business administration 

·          Minimum of 5 years professional experience in the same position including a minimum 3 years in development works

·          Excellent understanding and capability in the area of financial and administration matters

·          Based in Medan

 

7.        Project Controller

·          Min. S1 from reputable university major in project management or related field

·          Min 3 year relevant work in managerial level with NGO

 

Interested candidates should submit a detailed curriculum vitae and names of two referees within two weeks of the date of publication of this advertisement to:

 

The Leuser International Foundation

Attn: Operational Support Officer

Jl. Bioteknologi No.2, Komplek USU

Medan  20155 - Sumatra Utara

Only suitable candidates will be notified for interview
Share |

Comments ( 0 ) :: Post A Comment! :: Permanent Link


Share and enjoy
  • Digg
  • del.icio.us
  • DZone
  • Netvouz
  • NewsVine
  • Reddit
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb
17/1/2006 - Tepi Danau Cihideung Forest
Posted in Referensi



Cihideung Forest saat cerah seperti ini. hutanku, rumahku

Siang itu, aku duduk bertiga dengan kedua anakku. Abiyasa Musyafa
Wairagya dan Ishmah Hakini Wairagya. Kami bertiga bercengkrama tentang
segala yang ada di kepala mereka berdua. Si Sulung, paling suka
dipanggil Kaka Abiy sedangkan adiknya lebih suka dipanggil Dede atau
Kinkin.


Kinkin dan Kaka Abiy. Dari mereka aku banyak belajar...

Mereka berdua mengajakku memancing ikan. Tapi kami tak punya joran

(pancingan). Kaka mengusulkan agar aku menebang pohon bambu yang banyak
di sekitar sini. lalu, ia memberikan dua buah peniti sebagai kailnya.
Satu untuk Kaka, satu untuk Kinkin. Tanpa susah payah, aku turuti
kemauan mereka. Aku senang melakukannya. Kini kami duduk bertiga
berjejeran. Kaka meletakkan kailnya di tepian danau, Kinkin juga. Tapi
ia lebih sibuk dengan permen cokelat yang masih baru saja dibuka
bungkusnya. Aku asyik menikmati siang yang tak terik sambil membaca
novel yang tak selesai-selesai kubaca.

"Kenapa ikannya ga mau makan, Yah?" tanya Kaka kepadaku

"Mungkin dia tak suka umpan yang kita berikan." Jawabku

"Kenapa
tak suka, Yah?" Kinkin nyambung dengan bahasa cadelnya. Aku tak
menuliskan kata-kata cadelnya dalam dialog ini. Khawatir kita
ikut-ikutan cadel.

"Ikan itu lebih suka kalau dipancing dengan cacing, udang, atau jangkrik"
siapa lagi yang jawab kalau bukan aku. Karena aku yang paling besar di
antara ketiga orang di tepi danau ini, walaupun tidak yang paling tahu.

"Kenapa ikan tak suka nasi, Yah?" tanya Kaka lagi.

"Karena nasi bukan makanan ikan." Sebenarnya kami bukan keluarga yang hobi
mancing. Tapi karena tak ada acara lain untuk mengisi hari libur ini,
maka kami sepakat untuk main bertiga di danau ini.

"Tapi ikan di akuarium Pak De, pernah dikasih ikan sama Ferdi?!" Kaka rupanya
pernah main ke rumah sepupunya yang punya akuarium berisi ikan Louhan.

"Iya, pernah, tapi beberapa hari kemudian ikannya mati�" kataku.

"Ikannya lagi tidur kali, Yah!" Kinkin nyeletuk. Sepertinya ia mulai bosan
dengan acara mancing ini. Sebuah liburan murah yang bisa aku lakukan
bersama anak-anakku. Mancing di danau depan rumah kami.

"Tapi nasi Kaka dimakan, Yah! Buktinya habis!" Kaka senang sekali melihat
nasi yang ditusukkannya pada kail peniti sudah tak ada lagi. "Kaka
senang ikannya mau makan nasi, Yah!"

"Alhamdulillah, berarti ikannya senang Kaka memberinya makan." Pujiku.

"Ya, Kaka senang bisa kasih makan ikan. Kaka ingin punya akuarium, Yah!" waduh, permintaan baru nih.

"Kenapa Ayah bilang Alhamdulillah?" Giliran Kinkin yang bertanya.

"Karena sebenarnya Allah memberi ikan itu makanan melalui kalian. Berarti
kalian itu baik hati, seperti baik hatinya Allah memberi makan kita
sehari-hari."

"Memang Allah tahu kita lagi mancing?" tanya Kaka.



Tetanggaku jago mancing. Aku sih ga bisa!!

"Allah serba tahu. Dia selalu melihat kita."

"Kata Bu Guru Kaka, Allah itu ada di mana-mana." Kaka Abiy sekolah TK.
Usianya 5 tahun. Sedangkan Kinkin baru 3 tahun. Sebenarnya Kinkin sudah
masuk Playgroup tapi karena bosan. Kini ia drop out.

"Bu Guru Kaka benar. Memang kenapa?" Tanyaku.

"Kaka pikir, apa Allah nggak capek kemana-mana."

"Allah bukannya ke mana-mana, tapi di mana-mana. Kalau ke mana-mana memang
berarti Allah itu jalan-jalan. Tapi sesungguhnya Allah itu di
mana-mana. Allah itu sangat luas dari bumi dan langit serta seluruh
planet ini. Jadi begitu besarnya Allah, Dia seolah-olah ada di
mana-mana."
"Di Pluto ada Allah juga nggak, Yah?"
"Pasti ada dong. Allah menjangkau semua yang bisa kita jangkau." aku lipat novelku dan meletakkannya di atas rumput.

"Allah ada di danau nggak, Yah?" Kinkin ikutan nimbrung.

"Ada!"

"Di sawung?"

"Ada"

"Di rumah?"

"Ada juga"

"Tapi ko� Allah nggak kelihatan, Yah? Kaka penasaran mau lihat." Tanya Kaka

"Kalau kita mau bertemu Allah, kita harus rajin shalat"

"Waktu Kaka shalat maghrib bareng ayah, Kaka nggak melihat Allah?"

"Kita tak akan sanggup melihat Allah dengan mata kita. Melihat matahari,
gunung, laut, hujan, badai, yang ciptaan Allah saja mata kita sudah
begitu takjub."
Kaka mengerutkan alisnya. Berarti dia sedang mikir.
"Bagaimana perasaan Kaka waktu lihat bintang gemintang, matahari, bulan, hujan, dan pelangi?"
"Kaka senang, Yah!"
"Dedek juga senang!"
"Allah lebih menyenangkan dari itu semua... Lalu bagaimana perasaan kalian waktu lihat VCD tentang tsunami, tentang erupsi krakatau?"
"Dedek takut, Yah!"
"Kakak tak bisa ngomong, Yah! Kaka cuma mikir, kok tsunami nggak kasihan sama orang-orang yang mati?"
"Allah lebih dahsyat dari tsunami itu dan Allah lebih berbelaskasih
dari pada kita. Jadi tak sanggup dengan mata untuk bisa melihat Allah."

"Kalau tak pakai mata, kita lihatnya pakai apa?"

"Pakai hati�"

"Kaka pikir, hati tak punya mata, Yah!" sebenarnya aku sudah mulai capek melayani pertanyaan anak-anakku ini.

"Nanti, sesuai dengan perkembangan usia, kecerdasan, dan keyakinan Kaka dan
Kinkin, kalian akan bisa memahami bahwa kita bisa bertemu Allah"
kuharap pembahasan ini selesai, hingga pertanyaan Kaka selanjutnya�

"Kalau di Amerika ada Allah nggak, Yah?"

"Ada!"

"Di Mesir?"

"Ada!"
"Di Ka'bah?"

"Ada dong!"

"Di tembok China?"

"Ada juga"

"Kaka mau lihat Allah di Patung Liberty, di Piramida, di Ka'bah, dan di Tembok China, Yah!"

"Kaka harus rajin baca buku, shalat, dan menabung."

Kaka Abiy kulihat berpikir serius. Ia bahkan lupa kalau pancingnya sudah tak
berumpan. Sementara Kinkin sedang asyik bercanda dengan seekor kadal.
Hiyy� aku rada jijik juga melihat kulitnya yang licin. Tapi Kin-kin
justru asyik menaik-turunkan pancingnya kepada kadal pohon yang telah
memakan umpannya.

"ha ha ha!" Kaka Abiy tertawa melihat aksi kadal yang lucu itu. Kinkin tersenyum dan meneruskan permainannya.

"Adek gimana sih, masa mancing ikan malah dapat kadal" ujar Kaka sambil diselingi tawa.

"Kadalnya gigit peniti waktu dedek mau menusuki nasi." Jawab Kinkin sambil tersenyum.

"Yah, yah, kenapa Allah menciptakan kadal, Yah?" Tanya Kaka. Hm.... mulai lagi ......



kalo tak dipakai mancing, danau cihideung forest dipakai buat arena outbond.

Cihideung Forest, 2005


Share |

Comments ( 2 ) :: Post A Comment! :: Permanent Link


Share and enjoy
  • Digg
  • del.icio.us
  • DZone
  • Netvouz
  • NewsVine
  • Reddit
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb
20/12/2005 - Informasi Beasiswa
Posted in Referensi

 

mungkin informasi ini berguna bagi teman2 guru di endonesya, makanya coba saya tampilkan di sini :

 

Informasi Beasiswa Monbukagakusho

Program Teacher Training (Penataran Guru) 2006

 

Program ini dirancang khusus bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya. Mereka akan diberikan pelatihan antara lain dalam cara mengajar, pembuatan kurikulum yang lebih efektif dan menarik minat siswa dan lain-lain. Program ini adalah program non-gelar dan lama belajar adalah 1 tahun 6 bulan (termasuk belajar bahasa Jepang selama 6 bulan) dimulai dari Oktober 2006.

(catatan : Semua bidang studi ditawarkan kecuali untuk bidang bahasa Indonesia, bahasa Arab, bahasa daerah, perhotelan dan pendidikan agama.)

 

Download : Formulir dan contoh penulisan formulir di sini

 

PERSYARATAN

 

Pelamar harus seorang warga negara Indonesia yang sehat jasmani dan rohani.

Pelamar adalah seorang guru yang masih aktif mengajar di sekolah formal (SD, SLTP, SLTA) baik negeri maupun swasta

Pelamar adalah seorang guru yang berpengalaman mengajar selama minimal 5 tahun di sekolah formal (SD, SLTP, SLTA), baik negeri maupun swasta.

 

UMUR 

Pelamar harus berusia di bawah 35 th pada tanggal 1 April 2006.

 

AKADEMIK

Pelamar harus telah menyelesaikan S-1 atau D-4.

 

KEMAMPUAN BAHASA

Pelamar tidak harus menguasai bahasa Jepang, kecuali untuk para guru Bahasa Jepang.

Seluruh pelamar harus bersedia belajar bahasa Jepang karena merupakan bahasa pengantar di universitas di Jepang

 

DOKUMEN YANG HARUS DIPERSIAPKAN PADA SAAT AKAN MELAMAR

(Dokumen yang tidak lengkap tidak akan kami terima)

1. Formulir (dapat di-download dari atas) 

2. Pasfoto (harus ditempel pada formulir)

3. Fotokopi Ijasah.

4. Fotokopi Transkrip Nilai.

5. Surat Keterangan dari tempat mengajar yang menjelaskan bahwa pelamar adalah staf pengajar

    yang masih aktif mengajar dan disetujui untuk mengikuti program beasiswa ini.

6. Surat Rekomendasi dari atasan mengenai pribadi pelamar. 

 

Catatan: Seluruh dokumen harus ditulis dalam bahasa Inggris atau Jepang

 

PROSEDUR PENDAFTARAN

Dibuka pada 26 Oktober 2005 dan ditutup 31 Januari 2006.

Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan yang dapat mengambil formulir yang tersedia di Kedutaan Besar Jepang dan Konsulat-konsulat Jepang di Surabaya, Medan dan Makassar (alamat).

Formulir yang telah diisi dan dokumen-dokumen lainnya dapat langsung diserahkan /dikirim ke Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta.

Pelamar yang berstatus pegawai negeri, harus tetap melapor dan menyerahkan fotokopi formulir kepada Biro Kerjasama Luar Negeri (BKLN) Departemen Pendidikan Nasional.

Bagi peserta yang pegawai negeri harus segera disahkan oleh Sekretariat Negara RI (SEKNEG)

 

TAHAP PENYELEKSIAN

Ujian tulis bahasa Inggris pada tanggal 15 Februari 2006

Bagi guru bahasa Jepang, ditambah ujian tulis bahasa Jepang

Bagi yang nilainya baik pada waktu ujian tulis akan dipanggil untuk ujian wawancara dan bersedia mengikuti wawancara di Jakarta.

Bagi yang lulus ujian wawancara akan direkomendasikan ke Monbukagakusho

Mereka yang lolos seleksi di Monbukagakusho akan menjadi penerima beasiswa

 

FASILITAS YANG DIDAPAT

Beasiswa yang diberikan penuh dan tanpa ikatan dinas

Tiket kelas ekonomi p.p Indonesia (Jakarta) - Jepang

Bebas biaya ujian masuk, biaya kuliah dan uang pendaftaran

Tunjangan kedatangan sebesar . 25.000 diberikan pada saat tiba di Jepang

Tunjangan bulanan sebesar . 175.000 per bulan (ada kemungkinan mengalami perubahan)

Setiap penerima beasiswa akan diikutsertakan dalam asuransi kesehatan nasional Jepang dan program subsidi biaya kesehatan.

Peserta disediakan asrama yang pembayarannya diatur sendiri oleh penerima beasiswa.

 

CATATAN HARUS DIBACA

Tidak semua pelamar dapat mengikuti ujian tertulis. Hanya mereka yang nilainya memenuhi standar ujian tertulis yang akan dipanggil seleksi wawancara

Share |

Comments ( 2 ) :: Post A Comment! :: Permanent Link


Share and enjoy
  • Digg
  • del.icio.us
  • DZone
  • Netvouz
  • NewsVine
  • Reddit
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb
22/11/2005 - 50% BOOK EVENT
Posted in Referensi


Dalam rangka

PERAYAAN 1 TAHUN PERPUSTAKAAN PENDIDIKAN NASIONAL
29 NOVEMBER 2004 S.D. 29 NOVEMBER 2005

Perpustakaan Pendidikan Nasional bekerjasama dengan Komunitas Pekerja Buku Indonesia
untuk yang kedua kalinya menyelenggarakan:


-----------------------------------------------------
5 0 % B O O K E V E N T
gelar semua buku diskon limapuluh persen
-----------------------------------------------------

Jum´at, 25 November s.d. Sabtu, 3 Desember 2005 Jam 10.00 s.d. 19.00 wib

~ingat dan catat baik-baik, diadakan cuma 9 hari,
setelah itu harga normal kembali seperti di toko buku~

diadakan di:
Perpustakaan Pendidikan Nasional
Plasa Gedung A Komplek Depdiknas RI
Jl. Jenderal Sudirman Senayan
Jakarta Pusat (samping Pertokoan Ratu Plasa)

Penerbit/Distributor/Lembaga yang berpartisipasi

1. Agromedia Group
2. Aksara Karunia
3. Alfabet
4. Almawardi Prima
5. Bentang Pustaka
6. DAR Mizan
7. Dian Rakyat
8. Djambatan
9. Dua Lentera
10. Elexmedia Komputindo
11. Etnobook Distributor
12. Gagas Media
13. Grafitti Press
14. Grasindo
15. Hikmah Mizan
16. iBookCorner
17. Innova
18. Institut Studi Arus Informasi (ISAI)
19. Iqro Press
20. Java Book Distributor
21. Kaifa
22. Kanisius
23. Kedai Buku Sinau (Buku-buku penerbit Jogja)
24. Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)
25. Komunitas Bambu
26. Majalah Matabaca
27. Metafor Publishing
28. Mizan Learning Center
29. Mizan Pustaka
30. Mutiara
31. One Earth Media
32. Paguyuban Karl May Indonesia (PKMI)
33. PasarBuku
34. Pena Pundi Aksara
35. Penerbit Kompas
36. Penerbit LKIS
37. Penerbit Obor
38. Penerbit Serambi
39. Pradnya Paramita
40. Prenada
41. Pustaka Al Kautsar
42. Pustaka LP3ES Indonesia
43. Pustaka Sinar Harapan
44. PSHK
45. QB World Books
46. Rajagrafindo
47. Salemba Empat
48. Samitra Distributor
49. Tabloid Loe
50. TB. Utama
51. Teraju
52. The Jakarta Books
53. Toko Buku Kalam
54. Widyadara
55. Yayasan Obor Indonesia

Di stand Pustaka LP3ES, setiap pembelian Rp. 100.000,
dapat hadiah T-Shirt dan kalau belanja Rp. 200.000
malah dapat voucher gratis DUFAN. Tidak berlaku kelipatannya.
(gw kaga doyan ke dufan, MT)

Di stand iBookCorner, Java Books dan Etnobook dapatkan
buku-buku impor dengan bargain prices yang murah banget.

Di stand Jakarta Books dapatkan buku anak yang mendidik,
dengan harga miring dan stand guide yang 'ramah'

Di stand KPG, bisa ditemukan buku-buku karya Remy Sylado,
Ayu Utami dan Seno Gumira Adjidarma dengan setengah harga.

Di stand PKMI, kamu bisa temukan buku-buku karya Karl May
dengan diskon besar dan bonus yang tak terduga.

Dan masih banyak lagi stand dengan ribuan judul buku yang bisa
jadi alternatif bacaan Anda serta menambah koleksi perpustakaan Pribadi Anda.

~ingat, pengalaman di acara sebelumnya, pas buku baru
datang tiap harinya, khususnya buku impor, buku masih
di kardus langsung dikerubungi sama para penggila buku lho~

Sampai bertemu di di hajatan library@senayan kali ini,
dan jangan lupa sempatkan singgah di perpustakaan kami dan
nikmati fasilitas yang kami sediakan untuk menambah gizi otak Anda...

Oh ya, rangkaian acara dalam rangka merayakan 1 tahun
berdirinya Perpustakaan Pendidikan Nasional, akan diposting
secara terpisah. Yang jelas sambil berbelanja buku, kita bisa juga
ikutan acara- acara menarik dan bermanfaat
yang diadakan di dalam
perpustakaan.

Dan yang pengen berlama-lama berbelanja buku, kalo
lagi haus dan laper, masuk aja ke lobby perpustakaan.
Kami
menyediakan makanan dan minuman
buat menghilangkan dahaga dan lapar di
La
Biblio Caf and Book Corner,
library caf pertama di Indonesia.


Salam Literasi,

~w!en muldian
library@senayan

untuk informasi pameran dapat menghubungi: 021- 70 123 026
untuk informasi acara dapat menghubungi: 021- 570 7870
Share |

Comments ( 1 ) :: Post A Comment! :: Permanent Link


Share and enjoy
  • Digg
  • del.icio.us
  • DZone
  • Netvouz
  • NewsVine
  • Reddit
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb
Creative Commons License
karya MT memiliki CC License.

Kumpulan tulisan mataharitimoer. Ada puisi, cerpen, catatan lepas, catatan terkurung, dan catatan sipil... he he he


Blogbanner MT

Langganan Update Blog MT

ini apa sih?


LINGKARAN

film yg lagi gue tungguin edarnya di jkt

JANGAN CURIGA!



[disclaimer]
Blog ini tidak untuk dibaca oleh orang/oknum yang gampang tersinggung, marah, maen tangkep, maen kepruk, maen vonis par-pir, maen grebeg, ngintel, atawe nyantet. Kalo mbaca juga, resiko sendiri dong!! Jangan bawa-bawa babe apalagi backing...powder... norak!!


antiracism
""

this Site Web search

buatan FreeFind



RSS Feeder MT
"RSS Feeder MT"

[Subscribe with : bloglines | Newsgator | My-Yahoo | Google]
RSS ntu monster apa seh?
MT on FeedBurner

lagi dibaca

friendster gue

multiply gue

multiply gue

Photo Sharing by MyPhotoAlbum.com

Tulisan MT lainnya
Click Ur Mouse!

take me to GENGGONG

wisata sepeda onta di jogja
"MAU WISATA SEPEDA ONTA?"


gabung di forum ini

Guru Dunia


KodokNgerock

merdeka.or.id

Komunitas Bersama Bangun Persahabatan

N-Friends Blog




BlogFam Community



Pesan Terakhir :-)

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x


Solidaritas untuk anak Indonesia

forum diskusi komputer & internet


tonton videoclip puisi pagi MT
Fabian Folklore MP3
is licensed under a
Creative Commons License.

Who Links 2 MT?
best friends :





referer referrer referers referrers http_referer



Satubumi Campaign


asli

Peace in Chechnya

Tibet Sovereignty and Self-Determination

freewithoutamerica

antiisrael

halaman 1 dari 2
Pindah | Lanjut

Creative Commons License
This blog is licensed under a CC.