|
MERASA LEBIH Saya teringat tulisan MT mengenai "obat atau selembar resep". Tulisannya menyoroti perilaku orang-orang yang ingin memperoleh "kesembuhan" jiwa, tetapi tak kunjung juga mencapai kesembuhan. Meskipun mereka "giat" melakukan riyadhah, tetapi tetap saja tutur dan perbuatan mereka memperlihatkan gejala hati yang sakit. Dengan kalimat yang berbeda, aktivitas fisik, lisan dan akal dalam praktek riyadhah, belum juga ditorehkan ke dalam hati dan menjadi darah dan daging. Menurut MT, penyebabnya adalah, mereka memperlakukan riyadhah tak ubahnya seperti mengumpulkan resp semata tanpa meminum obatnya sesuai dengan dosis yang diberikan bagi kesembuhannya. Atau, yang mereka lakukan adalah "mengunyah" lembaran resp yang diberikan dokter dan bukan minum obat yang dirujuk dalam resp tersebut. (Kalau soal mengunyah lembaran koran, MT punya pengalaman yang menarik ) Akibatnya atau hasilnya dapat diperkirakan.Dalam kaitannya dengan riyadhah di atas, saya hanya ingin menyoroti salah satu penyakit hati, yang secara sadar maupun tidak, kita biarkan hidup subur dalam hati kita. Padahal penyakit yang satu ini merupakan hijab paling tebal yang menghalangi kita untuk sampai kepada Allah. Penyakit yang saya maksud adalah ujub, atau bangga akan diri, atau boleh juga kita sebut sombong. Saya cenderung mengartikannya dengan "merasa lebih" dari yang lain. Sebagai contoh, kalau kita merasa diri kita lebih bersih; lebih mengerti; lebih banyak amalnya; dan karena itu, kita meremehkan; memandang dengan sebelah mata; tidak perlu mendengar nasihat atau pendapat orang lain, maka itu adalah tanda-tanda positif kita terjangkiti penyakit ujub. Penyakit ini tak ubahnya seperti ular piton yang membelit tubuh kita, membunuh kita dengan perlahan-lahan dengan cara semakin mengeraskan belitannya, membuat kita sulit bernafas, kemudian meremukkan tulang-tulang kita, menelan tubuh kita bulat-bulat, baru kemudian menghancurkannya dengan asam dalam lambung. Sebuah proses kematian yang perlahan tapi pasti. Berbeda dengan ular berbisa, jika kita terkena bisa ular karena gigitannya, kita masih bisa diobati dengan menyuntikkan penawarnya. Tetapi tidak ada obat penawar untuk melepaskan belitan ular, kecuali dengan membunuh ular tersebut. Kita harus memotong bagian demi bagian tubuh dimulai dari leher ular tersebut. Kemudian kita harus memisahkan bagian demi bagian tubuh ular tersebut agar jangan sampai tersambung kembali. Baru kita dapat terbebas dari kematian yang melelahkan. Dengan demikian kita juga harus membunuh rasa ujub yang ada di hati kita sedemikian rupa dan jangan membiarkannya tersambung kembali, dan membelit hati kita. ![]() Pelajaran paling berharga bagi kita adalah, pengajaran yang diberikan Allah melalui kitab-Nya, dimana Dia menunjukkan kepada kita gambaran keadaan dan akibat ujubnya iblis. Sebelumnya Iblis adalah mahluk ciptaan yang begitu tekunnya berdzikir dan memuji Allah, sebagaimana malaikat. Bahkan sebagaimana malaikat, iblis pun termasuk mahluk yang mencapai maqam makrifat kepada Allah. Tetapi begitu ia menolak untuk "sujud" kepada manusia, karena menganggap dirinya lebih baik dari manusia dan dibalik itu menyangsikan ilmu Allah yang menyatakan "kelebihan" manusia dari pada dirinya bahkan dari malaikat sekalipun, jatuhlah ia ke dalam kehinaan. Jadi dengan demikian, meskipun kita telah memenuhi waktu kita dengan ketaatan dan pelaksanaan ibadah sunah untuk mendekatkan diri kepada Allah, malam yang tinggal sedikit kita habiskan dengan munajat dan dzikir kepada-Nya, hingga kening kita hitam mengorang, semua itu tidak akan dapat menghantarkan kita untuk sampai kepada Allah selama ujub masih melekat di hati kita. Nabi saw. bersabda, "Tidak akan masuk surga seseorang yang dalam hatinya ada perasaan sombong, meskipun hanya sekecil biji sawi". Teman saya MT, sesungguhnya bagaikan sebuah cermin yang bukan sekedar merefleksikan segala sesuatu yang ada dalam dirinya dan juga yang ada di sekitarnya secara visual, tetapi dia juga memancarkan sinyal-sinyal peringatan berfrekuensi tinggi kepada segala sesuatu tersebut yang menurut nuraninya mengalami bias bahkan ketertipuan. Selanjutnya bergantung bagaimana kita "membaca" sinyal tersebut. Kalau dari awal kita salah membaca, keliru menangkap motif yang berada di balik semua itu, maka selanjutnya semua penafsiran kita yang ditarik dari hasil membaca sinyal tersebut, ya keliru juga. Ada orang bijak yang mengatakan, "Tidak sulit untuk mengenal Tuhan, yang sulit adalah mengenal diri sendiri". Komentar MT : kalo soal makan lembaran koran... jadi malu kalo inget hari penuh "kelaparan" dulu... |
Comments ( 0 ) :: Post A Comment! :: Permanent Link |
Share and enjoy
|
Opportunities
The
Leuser International Foundation (LIF) is embarking on a 4.5 year project funded
by the Multi Donor Fund to help integrate environment and forest protection
into the recovery and future development of Aceh. To help implement this important
project, the LIF is seeking energetic, competent and dedicated people to fill
several key positions: 1.
Project Leader ·
Tertiary qualifications in management or related
discipline ·
At least 10 years in project management with
experience in conservation a useful asset ·
Based in Banda Aceh 2.
Ecosystem Manager
·
At least 5 years in conservation management ·
Proven success record in dealing with difficult
conservation challenges ·
Tertiary qualifications in conservation or related
discipline. ·
Based in Banda Aceh 3.
Planning Manager ·
At least 10 years experience in Indonesian spatial
and/or development planning ·
Verifiable knowledge of national and provincial
regulations ·
Familiarity with remote sensing techniques an asset ·
Based in Banda Aceh 4.
Administration
and Finance Manager ·
Has tertiary qualification in the fields of finance
·
Proven experience in Administration and Financial
Management ·
Working knowledge of English ·
Based in 5.
Senior Accountant
·
Min. S1 from a reputable university, majoring in
accounting ·
Particular experience in accounting and auditing ·
Min. 3 years relevant work experience with
commercial and NGO organisations. ·
Based in 6.
Internal Auditor ·
Minimum of undergraduate degree in relevant
finance, accounting or business administration
·
Minimum of 5 years professional experience in the
same position including a minimum 3 years in development works ·
Excellent understanding and capability in the area
of financial and administration matters ·
Based in 7.
Project
Controller ·
Min. S1 from reputable university major in project
management or related field ·
Min 3 year relevant work in managerial level with
NGO Interested
candidates should submit a detailed curriculum vitae and names of two referees
within two weeks of the date of publication of this advertisement to: The Leuser International
Foundation
Attn:
Operational Support Officer Jl.
Bioteknologi No.2, Komplek Only suitable
candidates will be notified for interview
|
Comments ( 0 ) :: Post A Comment! :: Permanent Link |
Share and enjoy
![]() Cihideung Forest saat cerah seperti ini. hutanku, rumahku Siang itu, aku duduk bertiga dengan kedua anakku. Abiyasa Musyafa ![]() Kinkin dan Kaka Abiy. Dari mereka aku banyak belajar... (pancingan). Kaka mengusulkan agar aku menebang pohon bambu yang banyak "Kenapa ikannya ga mau makan, Yah?" tanya Kaka kepadaku "Mungkin dia tak suka umpan yang kita berikan." Jawabku "Kenapa "Ikan itu lebih suka kalau dipancing dengan cacing, udang, atau jangkrik" "Kenapa ikan tak suka nasi, Yah?" tanya Kaka lagi. "Karena nasi bukan makanan ikan." Sebenarnya kami bukan keluarga yang hobi "Tapi ikan di akuarium Pak De, pernah dikasih ikan sama Ferdi?!" Kaka rupanya "Iya, pernah, tapi beberapa hari kemudian ikannya mati�" kataku. "Ikannya lagi tidur kali, Yah!" Kinkin nyeletuk. Sepertinya ia mulai bosan "Tapi nasi Kaka dimakan, Yah! Buktinya habis!" Kaka senang sekali melihat "Alhamdulillah, berarti ikannya senang Kaka memberinya makan." Pujiku. "Ya, Kaka senang bisa kasih makan ikan. Kaka ingin punya akuarium, Yah!" waduh, permintaan baru nih. "Kenapa Ayah bilang Alhamdulillah?" Giliran Kinkin yang bertanya. "Karena sebenarnya Allah memberi ikan itu makanan melalui kalian. Berarti "Memang Allah tahu kita lagi mancing?" tanya Kaka. ![]() Tetanggaku jago mancing. Aku sih ga bisa!! "Allah serba tahu. Dia selalu melihat kita." "Kata Bu Guru Kaka, Allah itu ada di mana-mana." Kaka Abiy sekolah TK. "Bu Guru Kaka benar. Memang kenapa?" Tanyaku. "Kaka pikir, apa Allah nggak capek kemana-mana." "Allah bukannya ke mana-mana, tapi di mana-mana. Kalau ke mana-mana memang "Allah ada di danau nggak, Yah?" Kinkin ikutan nimbrung. " "Di sawung?" " "Di rumah?" " "Tapi ko� Allah nggak kelihatan, Yah? Kaka penasaran mau lihat." Tanya Kaka "Kalau kita mau bertemu Allah, kita harus rajin shalat" "Waktu Kaka shalat maghrib bareng ayah, Kaka nggak melihat Allah?" "Kita tak akan sanggup melihat Allah dengan mata kita. Melihat matahari, "Kalau tak pakai mata, kita lihatnya pakai apa?" "Pakai hati�" "Kaka pikir, hati tak punya mata, Yah!" sebenarnya aku sudah mulai capek melayani pertanyaan anak-anakku ini. "Nanti, sesuai dengan perkembangan usia, kecerdasan, dan keyakinan Kaka dan "Kalau di Amerika ada Allah nggak, Yah?" " "Di Mesir?" " "Ada dong!" "Di tembok " "Kaka mau lihat Allah di Patung "Kaka harus rajin baca buku, shalat, dan menabung." Kaka Abiy kulihat berpikir serius. Ia bahkan lupa kalau pancingnya sudah tak "ha ha ha!" Kaka Abiy tertawa melihat aksi kadal yang lucu itu. Kinkin tersenyum dan meneruskan permainannya. "Adek gimana sih, masa mancing ikan malah dapat kadal" ujar Kaka sambil diselingi tawa. "Kadalnya gigit peniti waktu dedek mau menusuki nasi." Jawab Kinkin sambil tersenyum. "Yah, yah, kenapa Allah menciptakan kadal, Yah?" Tanya Kaka. Hm.... mulai lagi ...... ![]() |
Comments ( 2 ) :: Post A Comment! :: Permanent Link |
Share and enjoy
|
mungkin informasi ini berguna bagi teman2 guru di endonesya, makanya coba saya tampilkan di sini :
Informasi Beasiswa Monbukagakusho Program Teacher Training (Penataran Guru) 2006 Program ini dirancang khusus bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya. Mereka akan diberikan pelatihan antara lain dalam cara mengajar, pembuatan kurikulum yang lebih efektif dan menarik minat siswa dan lain-lain. Program ini adalah program non-gelar dan lama belajar adalah 1 tahun 6 bulan (termasuk belajar bahasa Jepang selama 6 bulan) dimulai dari Oktober 2006. (catatan : Semua bidang studi ditawarkan kecuali untuk bidang bahasa Download : Formulir dan contoh penulisan formulir di sini
PERSYARATAN Pelamar harus seorang warga negara Pelamar adalah seorang guru yang masih aktif mengajar di sekolah formal (SD, SLTP, SLTA) baik negeri maupun swasta Pelamar adalah seorang guru yang berpengalaman mengajar selama minimal 5 tahun di sekolah formal (SD, SLTP, SLTA), baik negeri maupun swasta.
UMUR Pelamar harus berusia di bawah 35 th pada tanggal 1 April 2006. AKADEMIK Pelamar harus telah menyelesaikan S-1 atau D-4.
KEMAMPUAN BAHASA Pelamar tidak harus menguasai bahasa Jepang, kecuali untuk para guru Bahasa Jepang. Seluruh pelamar harus bersedia belajar bahasa Jepang karena merupakan bahasa pengantar di universitas di Jepang
DOKUMEN YANG HARUS DIPERSIAPKAN PADA SAAT AKAN MELAMAR (Dokumen yang tidak lengkap tidak akan kami terima) 1. Formulir (dapat di-download dari atas) 3. Fotokopi Ijasah. 4. Fotokopi Transkrip Nilai. 5. Surat Keterangan dari tempat mengajar yang menjelaskan bahwa pelamar adalah staf pengajar yang masih aktif mengajar dan disetujui untuk mengikuti program beasiswa ini. 6. Surat Rekomendasi dari atasan mengenai pribadi pelamar.
Catatan: Seluruh dokumen harus ditulis dalam bahasa Inggris atau Jepang
PROSEDUR PENDAFTARAN Dibuka pada 26 Oktober 2005 dan ditutup 31 Januari 2006. Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan yang dapat mengambil formulir yang tersedia di Kedutaan Besar Jepang dan Konsulat-konsulat Jepang di Surabaya, Formulir yang telah diisi dan dokumen-dokumen lainnya dapat langsung diserahkan /dikirim ke Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta. Pelamar yang berstatus pegawai negeri, harus tetap melapor dan menyerahkan fotokopi formulir kepada Biro Kerjasama Luar Negeri (BKLN) Departemen Pendidikan Nasional. Bagi peserta yang pegawai negeri harus segera disahkan oleh Sekretariat Negara RI (SEKNEG)
TAHAP PENYELEKSIAN Ujian tulis bahasa Inggris pada tanggal 15 Februari 2006 Bagi guru bahasa Jepang, ditambah ujian tulis bahasa Jepang Bagi yang nilainya baik pada waktu ujian tulis akan dipanggil untuk ujian wawancara dan bersedia mengikuti wawancara di Jakarta. Bagi yang lulus ujian wawancara akan direkomendasikan ke Monbukagakusho Mereka yang lolos seleksi di Monbukagakusho akan menjadi penerima beasiswa
FASILITAS YANG DIDAPAT Beasiswa yang diberikan penuh dan tanpa ikatan dinas Tiket kelas ekonomi p.p Bebas biaya ujian masuk, biaya kuliah dan uang pendaftaran Tunjangan kedatangan sebesar . 25.000 diberikan pada saat tiba di Jepang Tunjangan bulanan sebesar . 175.000 per bulan (ada kemungkinan mengalami perubahan) Setiap penerima beasiswa akan diikutsertakan dalam asuransi kesehatan nasional Jepang dan program subsidi biaya kesehatan. Peserta disediakan asrama yang pembayarannya diatur sendiri oleh penerima beasiswa.
CATATAN HARUS DIBACA Tidak semua pelamar dapat mengikuti ujian tertulis. Hanya mereka yang nilainya memenuhi standar ujian tertulis yang akan dipanggil seleksi wawancara |
Comments ( 2 ) :: Post A Comment! :: Permanent Link |
Share and enjoy
|
Dalam rangka PERAYAAN 1 TAHUN PERPUSTAKAAN PENDIDIKAN NASIONAL 29 NOVEMBER 2004 S.D. 29 NOVEMBER 2005 Perpustakaan Pendidikan Nasional bekerjasama dengan Komunitas Pekerja Buku Indonesia untuk yang kedua kalinya menyelenggarakan: ----------------------------------------------------- 5 0 % B O O K E V E N T gelar semua buku diskon limapuluh persen ----------------------------------------------------- Jum´at, 25 November s.d. Sabtu, 3 Desember 2005 Jam 10.00 s.d. 19.00 wib ~ingat dan catat baik-baik, diadakan cuma 9 hari, setelah itu harga normal kembali seperti di toko buku~ diadakan di: Perpustakaan Pendidikan Nasional Plasa Gedung A Komplek Depdiknas RI Jl. Jenderal Sudirman Senayan Jakarta Pusat (samping Pertokoan Ratu Plasa) Penerbit/Distributor/Lembaga yang berpartisipasi 1. Agromedia Group 2. Aksara Karunia 3. Alfabet 4. Almawardi Prima 5. Bentang Pustaka 6. DAR Mizan 7. Dian Rakyat 8. Djambatan 9. Dua Lentera 10. Elexmedia Komputindo 11. Etnobook Distributor 12. Gagas Media 13. Grafitti Press 14. Grasindo 15. Hikmah Mizan 16. iBookCorner 17. Innova 18. Institut Studi Arus Informasi (ISAI) 19. Iqro Press 20. Java Book Distributor 21. Kaifa 22. Kanisius 23. Kedai Buku Sinau (Buku-buku penerbit Jogja) 24. Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) 25. Komunitas Bambu 26. Majalah Matabaca 27. Metafor Publishing 28. Mizan Learning Center 29. Mizan Pustaka 30. Mutiara 31. One Earth Media 32. Paguyuban Karl May Indonesia (PKMI) 33. PasarBuku 34. Pena Pundi Aksara 35. Penerbit Kompas 36. Penerbit LKIS 37. Penerbit Obor 38. Penerbit Serambi 39. Pradnya Paramita 40. Prenada 41. Pustaka Al Kautsar 42. Pustaka LP3ES Indonesia 43. Pustaka Sinar Harapan 44. PSHK 45. QB World Books 46. Rajagrafindo 47. Salemba Empat 48. Samitra Distributor 49. Tabloid Loe 50. TB. Utama 51. Teraju 52. The Jakarta Books 53. Toko Buku Kalam 54. Widyadara 55. Yayasan Obor Indonesia Di stand Pustaka LP3ES, setiap pembelian Rp. 100.000, dapat hadiah T-Shirt dan kalau belanja Rp. 200.000 malah dapat voucher gratis DUFAN. Tidak berlaku kelipatannya. (gw kaga doyan ke dufan, MT) Di stand iBookCorner, Java Books dan Etnobook dapatkan buku-buku impor dengan bargain prices yang murah banget. Di stand Jakarta Books dapatkan buku anak yang mendidik, dengan harga miring dan stand guide yang 'ramah' Di stand KPG, bisa ditemukan buku-buku karya Remy Sylado, Ayu Utami dan Seno Gumira Adjidarma dengan setengah harga. Di stand PKMI, kamu bisa temukan buku-buku karya Karl May dengan diskon besar dan bonus yang tak terduga. Dan masih banyak lagi stand dengan ribuan judul buku yang bisa jadi alternatif bacaan Anda serta menambah koleksi perpustakaan Pribadi Anda. ~ingat, pengalaman di acara sebelumnya, pas buku baru datang tiap harinya, khususnya buku impor, buku masih di kardus langsung dikerubungi sama para penggila buku lho~ Sampai bertemu di di hajatan library@senayan kali ini, dan jangan lupa sempatkan singgah di perpustakaan kami dan nikmati fasilitas yang kami sediakan untuk menambah gizi otak Anda... Oh ya, rangkaian acara dalam rangka merayakan 1 tahun berdirinya Perpustakaan Pendidikan Nasional, akan diposting secara terpisah. Yang jelas sambil berbelanja buku, kita bisa juga ikutan acara- acara menarik dan bermanfaat yang diadakan di dalam perpustakaan. Dan yang pengen berlama-lama berbelanja buku, kalo lagi haus dan laper, masuk aja ke lobby perpustakaan. Kami menyediakan makanan dan minuman buat menghilangkan dahaga dan lapar di La Biblio Caf and Book Corner, library caf pertama di Indonesia. Salam Literasi, ~w!en muldian library@senayan untuk informasi pameran dapat menghubungi: 021- 70 123 026 untuk informasi acara dapat menghubungi: 021- 570 7870 |
Comments ( 1 ) :: Post A Comment! :: Permanent Link |
Share and enjoy
) Akibatnya atau hasilnya dapat diperkirakan.










































